Kesabaran Habis, Fans Wolves Tuntut Manajer dan Pemilik Mundur

Fathur

Kesabaran Habis, Fans Wolves Tuntut Manajer dan Pemilik Mundur

BENUANTA – Kekalahan dramatis 2-3 dari Burnley di Molineux tampaknya menjadi puncak kesabaran para suporter Wolverhampton Wanderers. Gol di menit ke-95 memicu ledakan amarah di tribun yang menuntut manajer dan pemilik klub untuk mundur.

Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena Wolves sempat menunjukkan semangat juang. Mereka tertinggal 0-2 lebih dulu di babak pertama oleh dua gol Zian Flemming.

Namun, Wolves berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum jeda. Gol dicetak melalui penalti Jorgen Strand Larsen dan sundulan Marshall Munetsi.

Saat laga sepertinya akan berakhir imbang, pemain pengganti Burnley, Lyle Foster, hadir sebagai mimpi buruk. Ia mencetak gol kemenangan di menit ke-90+5, sekaligus memastikan kemenangan tandang pertama Burnley musim ini.

Krisis Kepercayaan Total

Hasil tersebut langsung menyulut emosi fans tuan rumah. Ini adalah pertama kalinya suporter Wolves secara terbuka berbalik melawan manajer mereka, Vitor Pereira.

Suporter yang tersisa di stadion meneriakkan yel-yel “dipecat besok pagi” ke arah sang manajer. Kemarahan fans juga ditujukan kepada pimpinan eksekutif Jeff Shi dan pemilik klub, Fosun.

Penjualan pemain kunci di musim panas dituding sebagai biang keladi keterpurukan tim yang kini “tanpa gairah”. Wolves kini terbenam sendirian di dasar klasemen, terpaut enam poin dari zona aman, dan ketakutan akan degradasi musim ini terasa sangat nyata.

Bagikan:

Baca Juga