BENUANTA – Kepolisian Korea Selatan secara resmi membongkar skandal hoaks yang menyeret nama aktor Kim Soo Hyun dan mendiang Kim Sae Ron pada Jumat (22/5/26). Pihak berwajib memastikan rumor asmara di bawah umur tersebut merupakan kebohongan publik yang direkayasa secara sengaja.
Berdasarkan surat permohonan penahanan dari Kantor Polisi Gangnam Seoul, penyidik menetapkan Kepala Garosero Research Institute Kim Se Eui sebagai dalang utama. Pemilik saluran YouTube tersebut diduga kuat menyebarkan informasi palsu demi meraup keuntungan finansial dari iklan digital.
Penyidik menemukan bukti bahwa tersangka memanipulasi tangkapan layar obrolan KakaoTalk dengan mengubah nama kontak menjadi Kim Soo Hyun. Mereka juga menyimpulkan rekaman suara yang sempat dihadirkan dalam konferensi pers murni buatan kecerdasan buatan.
Kebohongan terstruktur ini memberikan pukulan telak bagi karier dan kehidupan pribadi sang aktor. Kim Soo Hyun dikabarkan kehilangan banyak kontrak iklan dengan total tuntutan ganti rugi mencapai ratusan miliar rupiah.
Manuver Janggal Kuasa Hukum
Kasus ini semakin rumit setelah polisi juga menetapkan kuasa hukum keluarga mendiang Kim Sae Ron sebagai tersangka. Polisi menduga sang kuasa hukum secara terorganisir memasok materi kepada pembuat konten untuk memperkuat narasi palsu tersebut.
Kuasa hukum Kim Soo Hyun Koh Sang Rok memberikan tanggapan terkait penetapan tersangka baru ini melalui media sosialnya. Ia menyebut kepolisian mengambil langkah mandiri yang tidak biasa karena kliennya sama sekali tidak pernah melaporkan pengacara keluarga mendiang.
“Penyidik tampaknya secara independen menaikkan status individu tersebut menjadi tersangka sebagai rekan konspirator,” ujar Koh Sang Rok.
Di sisi lain, Kim Se Eui menolak seluruh tuduhan kejahatan siber yang diarahkan kepadanya. Melalui siaran langsungnya, ia menuding permintaan penahanan oleh kejaksaan sengaja dilakukan untuk menjegal rencana liputan investigasinya di luar negeri.
“Penetapan waktu penahanan ini sengaja dirancang untuk mengganggu aktivitas pelaporan saya,” kata Kim Se Eui.



