BENUANTA – Keputusan Key personil grup idola SHINee untuk segera kembali beraktivitas di industri hiburan memicu reaksi keras dari publik Korea Selatan. Langkah ini dinilai terlalu terburu-buru mengingat skandal hubungan kontroversial dengan perempuan yang dijuluki bibi penyuntik masih menjadi perdebatan hangat pada Sabtu (28/03/26).
Netizen Korea atau K-Netz menyatakan kemarahan mereka di berbagai komunitas daring karena merasa sang artis tidak memberikan waktu cukup untuk refleksi diri. Isu relasi spesial yang menyeret nama penyanyi tersebut dianggap telah mencoreng citra bersih yang selama ini ia bangun.
Sorotan Tajam Publik Korea
Banyak pihak menyayangkan sikap manajemen yang seolah mengabaikan sentimen negatif masyarakat dengan tetap menjalankan jadwal pekerjaan seperti biasa. Mereka membandingkan kasus ini dengan selebritas lain yang biasanya mengambil masa jeda panjang saat terjerat skandal moral atau hukum.
Kritik pedas terus mengalir terutama karena penjelasan mengenai keterlibatan Key dalam isu tersebut dinilai belum sepenuhnya tuntas bagi publik. Kehadiran perdananya di depan kamera justru memicu gelombang boikot dan komentar miring dari para pengguna internet.
“Sangat mengecewakan melihat dia kembali seolah tidak terjadi apa-apa padahal masalah ini sangat serius,” kata seorang netizen.
Dampak Terhadap Citra Grup
Beberapa penggemar merasa khawatir jika aktivitas individu Key ini akan berdampak buruk pada reputasi grup SHINee secara keseluruhan. Tekanan publik agar ada pernyataan lebih transparan terus meningkat seiring dengan munculnya bukti-bukti baru di media sosial.
Meskipun jadwal promosi tetap berjalan namun atmosfer di sekitar sang idola terlihat cukup tegang akibat penolakan dari sebagian masyarakat. Pihak agensi sendiri belum memberikan komentar tambahan terkait desakan publik yang meminta Key untuk menunda kegiatannya.
“Seharusnya dia menyelesaikan masalah pribadinya terlebih dahulu sebelum tampil lagi di layar kaca,” ujar dia.



