BENUANTA – Sektor pariwisata Kabupaten Berau menunjukkan kinerja luar biasa. Berdasarkan perkiraan data, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bumi Batiwakkal sepanjang 2025 telah mencapai angka fantastis, yaitu 557.214 jiwa.
Angka ini melonjak tajam hampir 32% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 422.592 orang. Kenaikan drastis ini didorong oleh daya tarik destinasi bahari unggulan Berau, seperti Pulau Derawan, Maratua, hingga Labuan Cermin.
Merespons tren positif yang menjadikan pariwisata sebagai motor ekonomi daerah, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan keseriusan dalam pengelolaan sektor ini.
“Juga termasuk untuk para investor dan pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata di Berau. Kita sama-sama harus terus berbenah dan meningkatkan keseriusan kita dalam pengelolaan pariwisata,” kata Sri Juniarsih.
Jangan Sampai Menurun
Sri Juniarsih menegaskan, sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, yang melibatkan langsung pelaku UMKM, pengelola penginapan, dan jasa pemandu wisata (Pokdarwis).
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau turut menguatkan, di mana penerimaan retribusi wisata daerah hingga Oktober 2025 sudah menembus lebih dari 90 persen dari target tahunan.
“Tren tersebut menunjukkan bahwa Berau semakin diminati sebagai tempat berlibur. Saya ingin ini terus disiasati agar jumlahnya tidak malah menurun di tahun depan,” tegasnya.
Untuk mempertahankan momentum ini, Bupati menekankan pentingnya menjaga kualitas dan daya tarik destinasi. Ia meminta seluruh instansi terkait, masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis, dan pelaku usaha untuk bersinergi menjaga kebersihan, keamanan, dan pelayanan prima kepada setiap wisatawan yang datang. (Adv)




