BENUANTA – Persib Bandung menatap babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 dengan perspektif realistis mengenai logistik tim. Hasil undian yang mempertemukan Pangeran Biru dengan Ratchaburi FC dianggap memberikan keuntungan tersendiri dari sisi manajemen stamina pemain.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan hadir langsung dalam pengundian di Kuala Lumpur. Ia menilai pertemuan dengan wakil Thailand ini sedikit meringankan beban perjalanan tim di bulan Februari yang sangat padat.
Adhitia menyebut faktor geografis menjadi poin krusial yang patut disyukuri di tengah jadwal kompetisi domestik yang tak kalah ketat.
“Yang patut kita syukuri dari hasil undian ini adalah faktor jarak,” ujar Adhitia, Selasa (30/12/2025).
Pria yang akrab disapa Adhit ini membandingkan durasi penerbangan ke Thailand yang jauh lebih singkat ketimbang harus melawat ke Asia Timur. Hal ini tentu berdampak pada masa pemulihan kondisi fisik pemain.
“Perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat dibandingkan harus ke Korea Selatan, misalnya,” tambahnya.
Siasat di Tengah Himpitan Jadwal
Persib memang dihadapkan pada situasi pelik karena harus membagi fokus antara kompetisi Asia dan Super League. Skuad Maung Bandung wajib melakoni partai tandang berat ke markas Borneo FC tepat di sela-sela dua pertandingan melawan Ratchaburi.
Adhitia menjelaskan bahwa timnya memiliki empat pertandingan krusial sepanjang bulan Februari. Kondisi ini menuntut efisiensi waktu perjalanan agar performa tim tetap terjaga di dua kompetisi.
“Apalagi di bulan Februari nanti, PERSIB juga memiliki agenda padat di Super League, dengan empat pertandingan,” jelasnya.
Meski jalur menuju perempat final tergolong terjal karena potensi bertemu klub raksasa seperti Pohang Steelers atau Gamba Osaka, manajemen enggan berpikir terlalu jauh. Fokus utama saat ini adalah memastikan tim siap tempur menghadapi Ratchaburi dengan dukungan penuh Bobotoh.
“Kami memilih fokus satu demi satu. Yang jelas, PERSIB berkomitmen untuk melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia,” pungkasnya.



