Ini Upaya Konkret DPRD Kaltim dalam Memperkuat Demokrasi Daerah

Fathur

BENUANTA – DPRD Kaltim menunjukkan upaya konkret dalam memperkuat demokrasi daerah. Anggota dewan secara aktif melaksanakan sosialisasi di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran DPRD Kaltim, Andi Abdul Razaq. Ia menghadiri rapat Tim Pokja Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2025 yang diadakan Kesbangpol Kaltim, Kamis (12/6/2025).

Menurut Andi Razaq, kegiatan sosialisasi yang rutin digelar adalah salah satu upaya maksimal DPRD Kaltim.

“Setiap anggota DPRD bersama narasumber berkompeten terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya demokrasi di daerah,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Badan Kesbangpol Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan menjelaskan, IDI adalah instrumen penting. IDI digunakan untuk mengukur kualitas demokrasi di daerah dan menjadi indikator kinerja yang diperhitungkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD.

“Aspek-aspek yang menjadi indikator dalam penyusunan IDI mencangkup kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas demokrasi,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, IDI juga menjadi tolok ukur dalam menilai kinerja kepala daerah. Semakin tinggi indeksnya, semakin baik pula kualitas pemerintahan yang dijalankan. (Ftr/Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan:

Baca Juga