BENUANTA – Hasil antiklimaks diraih oleh Borneo FC Samarinda pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Ambisi Pesut Etam untuk meraup poin penuh di markas Persijap Jepara harus kandas setelah ditahan imbang tanpa gol (0-0) di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026) malam.
Kegagalan Borneo FC memetik kemenangan di laga krusial ini sontak menjadi kabar gembira bagi kubu rival, Persib Bandung, beserta para pendukung setianya, Bobotoh.
Hasil ini membuat Borneo FC tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 76 poin. Di sisi lain, Persib Bandung yang pada pertandingan sebelumnya sukses menekuk PSM Makassar 2-1 kini semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 78 poin.
Situasi ini membuat Maung Bandung berada di atas angin. Skuad asuhan Igor Tolic kini hanya membutuhkan tambahan satu poin (hasil imbang) di laga pamungkas untuk mengunci gelar juara musim ini.
Lini Serang Pesut Etam Dibuat Frustrasi
Tampil dengan tuntutan wajib menang demi menjaga asa juara, Borneo FC langsung tancap gas menekan pertahanan tuan rumah sejak menit awal. Pelatih Fabio Lefundes menurunkan trisula Kaio Nunes, Mariano Peralta, dan Koldo Obieta yang disokong oleh pergerakan lincah Juan Villa dari lini tengah.
Namun, Persijap yang tampil lepas di hadapan publik sendiri mampu memberikan perlawanan sengit. Laga baru berjalan 47 detik, Laskar Kalinyamat sudah mengancam gawang Borneo FC lewat tendangan Alexis Gomez yang masih melenceng tipis.
Intensitas serangan Borneo FC baru meningkat tajam setelah memasuki menit ke-30. Mariano Peralta sempat terlepas dari penjagaan dan melepaskan tembakan keras berpeluang gol. Namun, kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, tampil heroik terbang menepis bola sehingga hanya membuahkan sepak pojok bagi tim tamu.
Di sisi lain, Persijap juga tak tinggal diam. Kombinasi serangan balik kilat lewat Abrizal Umanailo, Carlos Franca, dan Sudi Abdallah beberapa kali merepotkan pertahanan yang dikawal Komang Teguh dkk. Menjelang turun minum, tembakan keras Carlos Franca dari sisi kiri nyaris memecah kebuntuan, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Nadeo Argawinata.
Kebuntuan Panjang di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Borneo FC terus berusaha membongkar tembok tebal pertahanan tuan rumah. Rapatnya barisan belakang Persijap sukses membuat para penyerang Pesut Etam tampak frustrasi. Kebuntuan ini terlihat dari keputusan Koldo Obieta yang mencoba peruntungan lewat tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun arahnya masih melambung di atas mistar.
Situasi frustrasi yang dialami skuad Borneo FC dimanfaatkan dengan cerdik oleh Persijap untuk sedikit mengendalikan tempo permainan. Carlos Franca beberapa kali sengaja menahan bola untuk memancing pelanggaran lawan demi memecah ritme.
Borneo FC nyaris saja mencuri gol kemenangan pada menit ke-80 melalui skema tendangan sudut Juan Villa. Sayangnya, sundulan Komang Teguh yang menyambut umpan matang tersebut lagi-lagi melambung di atas mistar gawang.
Menjelang peluit panjang dibunyikan, kemelut sempat terjadi di area pertahanan Borneo FC saat kiper Nadeo tak sempurna menangkap bola tendangan sudut. Beruntung, bola liar masih bisa disapu keluar sebelum disambar oleh pemain Persijap, Buyung Ismu Lessy.
Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.



