BENUANTA – FC Barcelona berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal Copa del Rey setelah menumbangkan Albacete dengan skor tipis 1 2. Kemenangan ini mempertegas dominasi sejarah klub asal Catalan tersebut yang sukses menembus babak empat besar sebanyak 16 kali dalam dua dekade terakhir pada Rabu (4/2/26).
Bermain di Stadion Carlos Belmonte pasukan asuhan Hansi Flick harus bekerja ekstra keras menghadapi perlawanan sengit tuan rumah. Meski sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan pada babak pertama kualitas individu para pemain bintang Barcelona akhirnya menjadi pembeda dalam laga krusial tersebut.
Konsistensi Lamine Yamal dan Sundulan Araujo

Kebuntuan Barcelona pecah melalui aksi gemilang pemain muda nomor punggung sepuluh Lamine Yamal yang sedang dalam performa tajam. Memanfaatkan kerja sama apik dengan Marcus Rashford dan Frenkie de Jong Yamal melepaskan tembakan akurat yang membawa keunggulan bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua kapten tim Ronald Araujo berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke 56 melalui sundulan mematikan. Araujo yang kembali masuk dalam jajaran pemain utama sukses memaksimalkan umpan sepak pojok untuk meredam ambisi tuan rumah yang mencoba bangkit.
Pencapaian ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Yamal yang tercatat selalu mencetak gol dalam empat pertandingan secara berturut turut. Secara keseluruhan pemain muda berbakat ini telah mengoleksi 14 gol sepanjang musim ini di berbagai kompetisi.
“Penyelesaian akhir untuk gol pertama oleh nomor 10 yang sedang produktif saat ini sangat akurat dan indah,” tulis laporan resmi klub.
Drama Menit Akhir di Carlos Belmonte
Pertandingan sempat memanas ketika Javi Moreno mencetak gol balasan bagi Albacete pada menit ke 87 yang membuat skor berubah menjadi 1 2. Tuan rumah hampir saja memaksakan hasil imbang jika Gerard Martin tidak melakukan aksi heroik dengan menyapu bola tepat di garis gawang pada detik detik terakhir.
Kemenangan ini memastikan langkah Blaugrana terus berlanjut dalam misi mempertahankan mahkota juara turnamen piala domestik tersebut. Walaupun harus melewati tekanan besar di penghujung laga tim asuhan Flick berhasil menunjukkan kematangan mental untuk mengamankan kemenangan berharga.
Laga ini tidak akan tercatat sebagai penampilan legendaris namun hasil akhir ini merupakan tugas yang terselesaikan dengan baik untuk melaju ke babak berikutnya. Barcelona kini tinggal menunggu calon lawan mereka di babak semifinal melalui hasil undian yang akan segera dilakukan.
“Barcelona tidak memberi ruang bagi Albacete untuk bermimpi dan bermain cerdas serta berjuang keras untuk meraih kemenangan berharga,” bunyi keterangan tambahan dalam ulasan pertandingan tersebut.



