Kolaborasi Pertamina dan UGM, Embung Watu Macan di Blora Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi dan Edukasi

Fathur

Kolaborasi Pertamina dan UGM, Embung Watu Macan di Blora Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi dan Edukasi

BENUANTA PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dalam pembangunan Embung Watu Macan. Berlokasi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UGM, Desa Megeri, Kradenan, Blora, embung ini diharapkan tidak hanya mengatasi kekeringan, tetapi juga menjadi pusat ekonomi dan edukasi baru bagi masyarakat.

Embung seluas 1,84 hektare dengan kapasitas tampung 10.000 m³ ini akan dilengkapi dengan pembibitan pohon nilam, durian, dan kelengkeng. Pengelolaannya juga akan diperkuat untuk menjadi eko-edukasi wisata.

Investasi untuk Kehidupan dan Ekonomi

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, mengungkapkan bahwa Embung Watu Macan akan memperkuat ketahanan air dan membuka peluang ekonomi baru. Ia berharap kawasan ini bisa berkembang menjadi eko-eduwisata.

“Embung ini akan menunjang kebutuhan pertanian, agroforestri, hingga pengembangan pariwisata,” ujar Condro Kirono saat peresmian embung, Kamis (25/09/25).

“Diikuti dengan pembibitan tanaman durian dan kelengkeng akan menjadi penguat ekosistem ekonomi baru berbasis pertanian dan wisata.”

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai upaya pengelolaan air berkelanjutan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa di lahan kritis.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menambahkan bahwa embung ini juga berperan sebagai lumbung.

“Embung untuk Lumbung, itulah menjadi visi kami untuk Embung Watu Macan, di mana ke depannya embung akan menjadi lumbung pengetahuan, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat,” tegas Agus.

Bupati Blora, Arief Rohman, turut menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan dukungan penuhnya agar embung ini bisa menjadi prototipe percontohan yang bermanfaat bagi masyarakat dan Pemkab Blora.

Kepala Desa Megeri, Podo, merasa optimis. Ia yakin embung ini akan membawa perubahan besar bagi desanya.

“Embung ini bukan hanya bangunan biasa bagi kami, tapi jalan hidup baru untuk masyarakat. Air jadi lebih mudah, pertanian bisa lebih subur, dan insyaAllah rezeki kita akan semakin lancar ke depannya,” tutur Podo.

Bagikan:

Baca Juga