Benuanta.id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 11–12 Maret 2025. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Tenggarong, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Program ini merupakan langkah strategis Disperindag Kukar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang masa peningkatan konsumsi seperti Ramadan dan Hari Raya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram disalurkan kepada warga, sebagai bentuk dukungan terhadap ketersediaan energi rumah tangga yang ekonomis.
“Kami ingin berperan aktif dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok, termasuk energi, dengan harga terjangkau. Penyediaan LPG subsidi menjadi salah satu kontribusi kami dalam Gerakan Pangan Murah ini,” kata Plt. Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah.
Tak hanya gas LPG, kegiatan ini juga didukung oleh Perum Bulog yang menyediakan berbagai bahan pangan pokok seperti beras, gula, dan tepung dengan harga di bawah pasaran. Langkah ini bertujuan untuk menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas daya beli masyarakat.
Sayid menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan. GPM tidak hanya berfungsi sebagai sarana distribusi pangan murah, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat dan terjangkau.
Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Disperindag Kukar berencana memperluas cakupan kegiatan serupa ke berbagai kecamatan lain di Kukar. Untuk itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar pelaksanaan GPM dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
“Kami memahami tekanan ekonomi masyarakat menjelang bulan suci. Oleh karena itu, program ini kami dorong agar terus berlanjut, tidak hanya di kota, tapi juga di wilayah kecamatan. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah,” tutup Sayid.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Kukar berharap dapat menstabilkan harga, menekan inflasi, dan memberikan ruang bernapas bagi masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan lebih tenang.
(Mam/Adv/DiskominfoKukar)




