BENUANTA – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendesak agar proyek rehabilitasi Dermaga Pelabuhan Sidayang di Tanjung Batu dipercepat. Tujuannya agar fasilitas vital tersebut siap menyambut lonjakan wisatawan pada musim libur akhir tahun.
Menurut Gamalis, selesainya dermaga tepat waktu akan sangat berpengaruh pada perekonomian para pelaku wisata. Terutama bagi mereka yang berada di Kecamatan Pulau Derawan maupun Tanjung Batu.
Saat meninjau langsung proyek senilai Rp6,8 miliar tersebut, ia berharap tidak ada kendala teknis yang dapat menghambat pengerjaan.
“Semoga akhir tahun nanti program ini bisa selesai,” harap Gamalis, Selasa (2/9/2025).
Kondisi Kritis Jadi Alasan Utama
Percepatan rehabilitasi ini bukan tanpa alasan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Andi Marewangeng, menjelaskan bahwa kondisi dermaga sudah sangat kritis dan tidak layak menahan beban.
Ia membeberkan bahwa banyak bagian beton yang terkikis serta tulangan besi yang telah putus akibat korosi. Menurutnya, kegagalan struktur bisa terjadi kapan saja jika tidak segera ditangani.
“Jika dibiarkan, kegagalan struktur bisa terjadi sewaktu-waktu. Itulah mengapa rehab harus segera dilakukan,” tegasnya.
Akses Alternatif Tetap Disiapkan
Meskipun pengerjaan rehabilitasi berat sedang berlangsung, Dishub memastikan aktivitas penyeberangan ke Pulau Derawan tetap berjalan. Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan untuk masyarakat dan wisatawan.
Pihak Dishub telah menyiapkan pelataran di sisi dermaga serta dermaga apung sebagai jalur penyeberangan. Selain itu, akses khusus dengan sistem buka tutup juga disediakan untuk wisatawan mancanegara.
Andi berharap pengerjaan dapat selesai sesuai target kontrak selama 135 hari kalender agar tidak terlalu lama mengganggu aktivitas publik.
“Kami berharap sesuai target agar tidak terlalu lama mengganggu akses wisatawan maupun masyarakat,” tutupnya.




