BENUANTA — Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan jaringan kereta api yang dirancang untuk menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.
Pria yang akrab disapa Deded ini menilai, keberadaan transportasi berbasis rel tersebut akan membawa manfaat yang sangat luas, baik bagi mobilitas masyarakat maupun bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
Salah satu dampak utama yang paling dinantikan adalah terciptanya efisiensi tinggi dalam proses distribusi barang dan pergerakan orang antarwilayah.
“Jika Kalimantan terhubung dengan kereta api, tentu ini akan sangat membantu. Pergerakan orang dan barang akan jauh lebih cepat dan efisien,” ungkap Dedy, Selasa (5/5/2026).
Dedy menjelaskan, selama ini banyak wilayah di Kalimantan masih sangat bergantung pada jalur darat dan laut yang memiliki berbagai keterbatasan fisik maupun waktu.
Dengan hadirnya moda transportasi kereta api, konektivitas antarwilayah diyakini akan semakin kuat sekaligus membuka berbagai peluang ekonomi baru yang selama ini belum tergarap maksimal.
Ia menegaskan, proyek strategis ini bukan sekadar masalah transportasi, melainkan instrumen penting untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah.
“Ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Dampaknya pasti akan dirasakan pada peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.
Mengingat skala proyek yang besar, Dedy berharap rencana pembangunan ini dapat segera direalisasikan tanpa kendala teknis maupun administratif yang berarti.
Ia menekankan, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proyek strategis nasional ini dapat berjalan optimal.
Secara khusus, Dedy menaruh harapan besar agar pengembangan jalur kereta api yang dimulai dari wilayah Kalimantan Utara dapat menjadi pintu awal bagi perluasan konektivitas hingga mencapai Kabupaten Berau.
“Kalau pembangunan di Kalimantan Utara berjalan baik, kita optimistis jalurnya bisa diperluas sampai ke Berau,” terangnya.
Berdasarkan informasi yang berkembang, proyek kereta api ini memang dirancang untuk menghubungkan lintas provinsi di seluruh daratan Kalimantan.
Dedy menilai hal tersebut akan menjadi katalisator besar bagi pengembangan sektor-sektor unggulan daerah, termasuk sektor pariwisata yang saat ini sedang gencar dipromosikan oleh Pemerintah Kabupaten Berau.
Dengan akses transportasi yang memadai dan terintegrasi, ia yakin daya tarik wisata daerah akan semakin kompetitif dan berkembang pesat.
“Dengan akses transportasi yang memadai, sektor pariwisata tentu akan semakin berkembang,” pungkasnya. (Adv/DPRD Berau)




