BENUANTA – Newcastle United menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Burnley di Turf Moor, Selasa (30/12/2025). Manajer Eddie Howe dipastikan harus memutar otak lebih keras karena krisis pemain bertahan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Daftar pemain cedera The Magpies masih didominasi wajah-wajah lama di lini belakang. Nama-nama andalan seperti Sven Botman, Kieran Trippier, Dan Burn, Tino Livramento, Jamaal Lascelles, hingga Emil Krafth dipastikan absen dalam laga penutup tahun ini.
Situasi ini diperparah dengan masuknya Anthony Elanga ke ruang perawatan menyusul William Osula. Howe mengakui kondisi ini sangat menyulitkan dan memaksa beberapa pemain tampil di luar posisi aslinya, seperti Lewis Miley yang harus menambal lubang di pertahanan.
Menanti Kepastian Nick Pope
Selain lini belakang, sektor penjaga gawang juga masih menjadi teka-teki. Nick Pope yang sempat absen sebulan karena cedera pangkal paha sebenarnya sudah kembali ke skuad saat melawan Manchester United di Boxing Day, namun ia jatuh sakit jelang laga.
Howe masih akan memantau kondisi terakhir Pope di sesi latihan sebelum mengambil keputusan. Ia harus memastikan kiper utamanya itu benar-benar dalam kondisi terbaik atau kembali mempercayakan gawang kepada Aaron Ramsdale yang tampil apik selama Pope absen.
“Nick memiliki waktu latihan yang sangat terbatas untuk pertandingan (Manchester United). Ia menyatakan dirinya fit dan kemudian jatuh sakit tepat sebelum kick-off dan merasa tidak enak badan, jadi mungkin beruntung dia tidak bermain,” ujar Howe.
Rotasi Pemain Muda
Di tengah himpitan jadwal padat bulan Desember dan Januari, Howe mengisyaratkan akan berhati-hati dalam memainkan Yoane Wissa yang baru pulih. Sementara itu, pemain muda Sam Alabi yang duduk di bangku cadangan saat melawan MU mendapat pujian khusus berkat sikap tanpa rasa takutnya.
Meski dihantui badai cedera, mantan pelatih Burnley periode 2011-2012 ini tetap menargetkan kemenangan tandang. Ia ingin menutup tahun 2025 dengan hasil positif demi membahagiakan suporter yang selalu setia mendukung mereka di laga tandang.
“Kami ingin merotasi, terutama dengan jadwal yang kami miliki. Bulan Januari mungkin akan lebih berat daripada bulan Desember. Kami memiliki periode pertandingan yang sulit dan kami membutuhkan pemain yang segar dan bugar untuk itu,” pungkasnya.



