BENUANTA – Arsenal mengalihkan fokus ke ajang Piala Carabao dengan membawa misi berat ke London barat. Skuad asuhan Mikel Arteta harus bertandang ke markas Chelsea dalam leg pertama semifinal pada Rabu (14/1/26).
Persiapan The Gunners terganggu oleh badai cedera yang menghantam lini pertahanan. Tiga bek andalan yakni Piero Hincapie, Riccardo Calafiori, dan Cristhian Mosquera dipastikan absen dalam laga ini.
Kekhawatiran bertambah karena William Saliba dan Leandro Trossard juga masih diragukan tampil. Keduanya absen pada laga terakhir di Piala FA dan kebugarannya belum dipastikan.
Kondisi pincang ini memaksa Arsenal ekstra waspada terhadap agresivitas tuan rumah. Analisis pra-pertandingan menyoroti ancaman nyata dari sektor sayap Chelsea yang kini ditangani pelatih baru Liam Rosenior.
Ancaman Sektor Sayap

Rosenior diprediksi akan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 yang menjadi andalannya. Ia memiliki deretan penyerang sayap cepat seperti Pedro Neto, Alejandro Garnacho, dan Estevao.
Para pemain ini akan ditugaskan untuk mengeksploitasi sisi bek sayap Arsenal yang sedang krisis. Duel satu lawan satu di sisi lapangan akan menjadi ujian berat bagi pertahanan darurat tim tamu.
Selain permainan terbuka, Arsenal juga wajib mewaspadai situasi bola mati. Reece James dikenal memiliki umpan silang akurat yang kerap menjadi sumber gol bagi The Blues musim ini.
Celah Pertahanan Lawan

Meski memiliki serangan menakutkan, lini belakang Chelsea bukan tanpa celah. Analis Adrian Clarke menyebut pertahanan The Blues kerap kurang kompak saat berada di bawah tekanan.
Arteta berharap timnya bisa tampil efisien untuk mencuri gol tandang. Ia ingin mengulangi memori manis semifinal 2018 saat berhasil menyingkirkan Chelsea dan melaju ke final.
Sementara itu, Liam Rosenior yang baru memulai masa jabatannya merasa sangat percaya diri. Ia melihat semangat juang yang tinggi dari anak asuhnya jelang laga besar ini.
“Saya yakin dengan tim yang telah mereka tunjukkan, mereka benar-benar bersemangat,” kata Rosenior menutup.



