BENUANTA – Klub raksasa London, Arsenal, kini berada di bawah ancaman denda masif sebesar £500.000 atau sekitar Rp10 miliar. Sanksi ini dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Inggris (FA) akibat pelanggaran aturan tiket pada laga Piala FA musim lalu.
Pelanggaran tersebut terjadi pada pertandingan babak ketiga melawan rival berat mereka, Manchester United. Arsenal diketahui gagal menyediakan kuota tiket yang semestinya untuk para suporter tim tamu.
Alasan Keamanan di Balik Pelanggaran
Menurut aturan kompetisi Piala FA, klub tuan rumah wajib menyediakan 15 persen dari total tiket yang tersedia untuk suporter tim lawan. Arsenal gagal memenuhi kewajiban tersebut pada laga kontra Manchester United.
Pihak The Gunners beralasan, keputusan itu diambil atas dasar pertimbangan keamanan. Mereka khawatir akan risiko dari kebiasaan suporter yang terus-menerus berdiri jika ditempatkan di tribun atas Stadion Emirates.
Denda Bersifat Ditangguhkan
Meskipun memiliki alasan keamanan, Arsenal tetap dinyatakan bersalah karena melanggar aturan kompetisi. Namun, FA memutuskan bahwa denda fantastis tersebut untuk saat ini bersifat ditangguhkan.
Artinya, Arsenal tidak harus membayar denda tersebut sekarang. Sanksi ini lebih berfungsi sebagai sebuah peringatan keras terakhir bagi klub.
Denda Rp10 miliar itu akan otomatis aktif jika Arsenal gagal memberikan jaminan untuk mematuhi aturan musim ini, atau jika mereka kembali melakukan pelanggaran yang sama di kemudian hari.



