BENUANTA – Sebuah kejutan terbesar dalam sejarah Piala FA baru saja tercipta di tangan klub non-liga bernama Macclesfield. Mereka tampil memukau dan penuh kenangan untuk menyingkirkan juara bertahan Crystal Palace.
Tuan rumah sejatinya memiliki peringkat 117 tingkat di bawah Palace yang merupakan tim Premier League. Namun kesenjangan itu nyaris tak terlihat di atas lapangan berkat tangan dingin manajer John Rooney.
Adik kandung Wayne Rooney itu sukses meramu taktik jitu yang membuat Macclesfield menang secara layak, Sabtu (10/1/26). Tandukan brilian Paul Dawson di babak pertama membawa pendukung tuan rumah seolah melayang ke alam mimpi.
Kejutan berlanjut saat Isaac Buckley-Ricketts mencetak gol kedua usai jeda babak pertama. Yeremy Pino sempat memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas di masa injury time namun Macclesfield sukses mempertahankan kemenangan bersejarah itu.
Sentuhan Magis Rooney
Palace sejatinya mendominasi penguasaan bola sejak awal laga namun kesulitan menciptakan peluang berarti. Performa buruk tim asuhan Oliver Glasner berlanjut dengan kekalahan memalukan dari tim yang berada lima divisi di bawah mereka.
John Rooney terbukti berhasil membentuk tim yang bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan tujuan jelas. Hal ini terlihat nyata saat anak asuhnya tetap tenang meski menghadapi lawan dari kasta tertinggi.
Glasner memang mengambil risiko dengan menurunkan campuran pemain muda dan senior dalam laga ini. Namun strategi itu menjadi bumerang di hadapan determinasi pasukan Rooney yang tampil sangat disiplin.
Macclesfield bahkan menutup laga dengan jumlah tembakan yang lebih banyak dibanding sang tamu dari London. Fakta statistik ini menegaskan bahwa kemenangan The Silkmen bukanlah sebuah kebetulan semata.
Dedikasi untuk Ethan McLeod
Kemenangan ini terasa jauh lebih emosional mengingat tragedi yang baru saja menimpa klub pada bulan lalu. Penyerang The Silkmen bernama Ethan McLeod meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil.
Rekan-rekan setimnya jelas ingin memberikan penghormatan terakhir yang paling layak bagi mendiang. Mereka mewujudkannya lewat sebuah hasil bersejarah yang akan terus diperbincangkan selama bertahun-tahun mendatang.
Para pemain Macclesfield bermain dengan semangat juang yang didedikasikan penuh untuk rekan mereka yang telah tiada. Ini adalah tribut paling indah di tengah duka yang masih menyelimuti klub.



