Marak Kasus Serangan Buaya, DPRD Berau Usul Lahan Eks Tambang Diubah Jadi Penangkaran

Bisnis

Kolam Bekas Tambang Kembali Renggut Dua Nyawa, Jatam Kecam Pemerintah benuanta

BENUANTA – Lahan eks tambang diusulkan diubah menjadi lokasi penangkaran buaya.

Kasus serangan buaya kerap terjadi hingga memakan korban jiwa di Berau.

Pembangunan penangkaran buaya pun kerap diusulkan sebagai salah satu solusi mengurangi serangan buaya.

DPRD Berau mengusulkan agar Pemkab Berau bisa mempertimbangkan mengubah lahan eks tambang menjadi lokasi penangkaran buaya.

Meski demikian, DPRD Berau mengingatkan proses mengubah lahan eks tambang tidak bisa dilakukan serta merta.

Sebab terdapat banyak regulasi dan aturan yang harus dipenuhi guna memastikan legalitas pemanfaatan lahan eks tambang.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.

“Harapannya mungkin segera mencari tempat untuk penangkaran buaya,” ujar Wakil Ketua DPRD Berau, Sumadi.

“Di daerah kita itu kan banyak lahan, mungkin perlu kajian khusus,” katanya.

Sumadi pun mendorong agar Pemkab Berau bisa membuat kajian soal rencana lahan eks tambang menjadi penangkaran buaya.

“Tetapi tentu dikeluarkan dulu dari hak guna usaha ya kan, baru kita pakai untuk penangkaran buaya,” katanya.

“Nanti coba kita suarakan ke Pemda untuk penangkaran buaya ini izinnya ke mana dan apa yang harus disediakan oleh Pemda,” jelasnya.

Bagikan:

Baca Juga