BENUANTA – Misi kebangkitan Aston Villa di kancah Liga Premier Inggris berujung pada antiklimaks yang menyakitkan. Alih-alih meraup tiga poin demi tiket Liga Champions, skuad asuhan Unai Emery justru dipermalukan di kandang sendiri oleh tim penghuni zona degradasi, Tottenham Hotspur, dengan skor 1-2 pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Keputusan berani manajer Unai Emery yang melakukan rotasi ekstrem dengan merombak tujuh pemain starter—demi menjaga kebugaran jelang semifinal Liga Europa—nyatanya harus dibayar sangat mahal. The Villans kehilangan ritme permainan dan didominasi total oleh tim tamu sejak peluit pertama dibunyikan.
Babak Pertama Milik Pasukan De Zerbi
Bermain di hadapan publik Villa Park, tuan rumah justru tampil tertekan. Tottenham asuhan Roberto De Zerbi yang tengah berjuang keluar dari zona merah tampil kesetanan dan menerapkan pressing tinggi.
Petaka bagi tuan rumah datang saat laga baru berjalan 12 menit. Sapuan sundulan Youri Tielemans yang kurang sempurna jatuh tepat di hadapan Conor Gallagher di tepi kotak penalti. Tanpa membuang waktu, mantan gelandang Chelsea itu melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang mulus ke sudut bawah gawang Emi Martinez.
Keunggulan tersebut membuat Spurs semakin di atas angin. Pada menit ke-24, lewat skema sepak pojok, Mathys Tel mengirimkan umpan silang memanjakan ke mulut gawang yang langsung disambar dengan tandukan keras oleh Richarlison. Aston Villa harus tertinggal 0-2 saat turun minum dengan penampilan yang terbilang mengecewakan.
Gol Telat yang Tak Berarti

Memasuki babak kedua, Unai Emery mencoba memperbaiki kesalahannya dengan memasukkan penyerang andalan, Ollie Watkins. Kehadiran Watkins memang memberikan dimensi baru pada serangan tuan rumah yang mulai mendominasi penguasaan bola.
Namun, pertahanan rapat Tottenham yang dikawal Kevin Danso dan kawan-kawan membuat serangan The Villans kerap menemui jalan buntu. Harapan publik Villa Park sempat menyala di masa injury time ketika pemain pengganti, Emi Buendia, sukses mencetak gol lewat sundulan ciamik memanfaatkan umpan silang Matty Cash.
Sayangnya, gol tersebut datang terlalu terlambat. Wasit meniup peluit panjang, memastikan Tottenham pulang ke London dengan tiga poin krusial.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Aston Villa yang kini menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Modal mental yang sangat buruk bagi The Villans mengingat mereka harus menjamu Nottingham Forest di leg kedua Semifinal Liga Europa pada Kamis mendatang.



