Cegah Kecelakaan Laut, Anggota DPRD Berau Dorong Penggunaan Radio Komunikasi dan Sistem Lacak Kapal

Bisnis

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga.

BENUANTA — Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memperketat pengawasan transportasi laut mendapat dukungan penuh dari DPRD Berau.

Langkah ini fokus pada armada speedboat guna menekan angka kecelakaan di jalur perairan.

Fokus pengawasan terutama menyasar rute menuju kawasan wisata yang memiliki mobilitas sangat tinggi.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai penguatan pengawasan ini sangat krusial bagi keselamatan publik.

Ia mendorong penggunaan teknologi modern untuk mendukung efektivitas pemantauan di lapangan.

“Kami sangat mendukung penguatan pengawasan, termasuk penggunaan teknologi seperti radio komunikasi dan sistem pelacakan. Ini penting untuk keselamatan penumpang,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Pemanfaatan teknologi akan mempermudah petugas dalam memantau setiap pergerakan kapal di laut.

Sistem pelacakan ini juga mempercepat koordinasi saat terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Meski demikian, Saga mengingatkan agar kebijakan ini juga diimbangi dengan pembinaan intensif.

Pembinaan harus menyasar pemilik dan operator speedboat, khususnya para pelaku usaha kecil.

Sosialisasi sangat penting agar mereka mampu memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Perlu ada sosialisasi dan pendampingan agar mereka mampu memenuhi standar keselamatan,” jelas Saga.

Saga mendorong pemerintah memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik laut.

Hal ini mencakup kelengkapan alat keselamatan serta kepatuhan terhadap kapasitas maksimal penumpang. 

Pengawasan di jalur wisata populer seperti kawasan Pulau Derawan harus dilakukan secara rutin.

Ia juga berharap adanya regulasi yang lebih tegas bagi seluruh transportasi laut di Berau.

Ketegasan aturan akan menciptakan ekosistem transportasi yang semakin tertib, aman, dan juga nyaman.

“Keselamatan harus jadi yang utama karena ini menyangkut nyawa manusia,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:

Baca Juga