DPRD Berau Beri Peringatan Keras! Pelaku Wisata Dilarang Getok Harga saat Libur Lebaran

Bisnis

Deretan lapak pedagang di Pulau Derawan, Kabupaten Berau. (IST)
Deretan lapak pedagang di Pulau Derawan, Kabupaten Berau. (IST)

BENUANTA – Anggota DPRD Berau, Gideon Andris, memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha pariwisata agar tidak memanfaatkan momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah untuk menaikkan harga secara berlebihan.

Gideon menekankan, meski lonjakan kunjungan wisatawan merupakan peluang besar bagi pendapatan daerah, praktik “aji mumpung” dengan mematok tarif tidak wajar justru akan menjadi bumerang bagi citra pariwisata Bumi Batiwakkal.

Menurutnya, menjaga stabilitas harga dan kualitas pelayanan jauh lebih penting daripada sekadar mengejar keuntungan sesaat.

Ia khawatir praktik kenaikan harga yang tidak rasional akan memberikan kesan negatif bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

“Itu bisa mencoreng nama baik wisata Berau,” tegas Gideon.

Politisi Partai Gerindra ini menilai, keluhan wisatawan terkait tarif yang mendadak melambung tinggi kerap muncul setiap musim liburan tiba.

Jika persoalan ini dibiarkan terus berulang tanpa adanya kontrol, tingkat kepercayaan masyarakat luas terhadap destinasi wisata di Berau akan menurun.

Hal itu pada akhirnya membuat wisatawan enggan untuk kembali berkunjung di masa mendatang.

Gideon mengingatkan, sektor pariwisata adalah wajah Kabupaten Berau di mata dunia, baik bagi pelancong domestik maupun mancanegara.

Oleh karena itu, seluruh pelaku usaha diharapkan tetap menjaga etika bisnis dan mengedepankan pelayanan yang profesional.

“Jika harga yang ditawarkan wajar, mereka pasti merasa nyaman dan akan kembali lagi. Mereka juga akan merekomendasikan ke orang lain untuk datang. Tapi, kalau merasa dirugikan, dampaknya jangka panjang,” terangnya.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Gideon mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk aktif melakukan pengawasan di lapangan selama masa libur Lebaran.

Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada oknum pelaku usaha yang menetapkan harga secara tidak rasional, sehingga merusak iklim pariwisata daerah.

Ia berharap momen Idulfitri kali ini menjadi kesempatan emas bagi seluruh elemen pariwisata untuk memperkuat citra positif Berau sebagai destinasi yang unggul.

“Jadikan Berau ini sebagai destinasi yang ramah, nyaman, dan profesional dalam melayani wisatawan,” pungkas Gideon. (Adv)

Bagikan:

Baca Juga