Krisis Keuangan Agensi, Taemin dan EXO-CBX Terancam Vakum

Bisnis

Krisis Keuangan Agensi, Taemin dan EXO-CBX Terancam Vakum

BENUANTA – Masa depan sederet bintang K-Pop papan atas kini berada di ujung tanduk. Taemin, unit EXO-CBX (Baekhyun, Chen, Xiumin), serta grup The Boyz menghadapi ketidakpastian karier akibat krisis finansial parah yang melanda agensi mereka.

Masalah ini bermuara pada sosok CEO Cha Ga Won yang memimpin One Hundred, Big Planet Made Entertainment, dan INB100. Ia diduga gagal membayar tagihan ke berbagai vendor yang menjadi tulang punggung aktivitas artis, mulai dari produksi album hingga penata rias.

Album Fisik Menghilang

Dampak krisis ini sangat nyata terlihat dari pola rilis karya para artis. Sejak The Boyz meluncurkan mini album ke-10 Juli tahun lalu, disusul VIVIZ dan Chen pada September, tidak ada lagi album fisik yang diproduksi oleh agensi-agensi di bawah naungan Cha Ga Won selama lima bulan terakhir.

Sebagai gantinya, nama-nama besar seperti Taemin, Baekhyun, dan Xiumin hanya bisa merilis single digital. Bahkan The Boyz terpaksa merilis lagu tanpa video musik, sebuah langkah yang sangat tidak lazim bagi grup selevel mereka.

Seorang sumber industri mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengaku sudah bekerja keras namun justru terlilit utang karena agensi tak kunjung membayar jasanya.

“Saya tidak melakukan kesalahan apa pun, namun saya menjadi debitur dan pembohong bagi orang-orang yang mempercayai saya. Kesehatan mental saya hancur,” keluh sumber tersebut, Sabtu (7/2/26).

Terancam Diboikot TV

Kondisi makin runyam karena tunggakan pembayaran juga merembet ke stasiun televisi. Agensi dilaporkan menunggak biaya produksi set panggung untuk acara musik populer seperti Show! Music Core di MBC dan M Countdown di Mnet sejak paruh kedua tahun lalu.

Jika utang ini tidak segera dilunasi, para artis tersebut terancam tidak bisa tampil lagi di layar kaca. Pihak penyiar kabarnya mulai mempertimbangkan untuk melarang artis dari agensi yang bermasalah tampil di program mereka.

Padahal, para artis ini aktif menghasilkan pendapatan lewat konser dan berbagai acara. Namun, uang tersebut entah mengalir ke mana karena kewajiban kepada mitra kerja tak kunjung diselesaikan.

Pihak Cha Ga Won sendiri belum memberikan solusi konkret atas masalah ini. Mereka hanya menyatakan sedang meninjau fakta-fakta yang ada dan akan memproses penyelesaian secara internal jika klaim tersebut terbukti benar.

“Kesehatan mental saya hancur, dan berbulan-bulan kemudian, saya menyadari rekening bank saya telah disita karena premi asuransi kesehatan yang belum dibayar,” tutup sumber tersebut menggambarkan penderitaannya.

Bagikan:

Baca Juga