Prediksi Persis vs PSIM Jogja di Elite Pro Academy, Laskar Mataram Evaluasi Total

Hasyimy

BENUANTA – Manajemen EPA PSIM Jogja melakukan evaluasi besar-besaran terhadap performa seluruh kelompok umur setelah meraih hasil kurang memuaskan pada pekan lalu. Langkah ini diambil sebagai persiapan serius menjelang laga tandang melawan rival abadi Persis Solo pada Kamis (5/2/26).

Laskar Mataram Muda mencatatkan hasil minim saat menjamu PSM Makassar dengan kegagalan memenuhi target poin di kandang. Manajer EPA PSIM Jogja Joshua Dio mengaku kecewa karena para pemain kehilangan fokus pada menit-menit krusial pertandingan.

Evaluasi Fokus dan Lini Pertahanan

Masalah utama yang menjadi sorotan tim pelatih adalah kedisiplinan pemain dalam menjaga area pertahanan. Kesalahan individu dan pelanggaran yang tidak perlu di area sensitif seringkali berujung pada kerugian bagi tim.

Kekalahan telak tim U-20 dengan skor 1-6 pada laga kedua menjadi peringatan keras bagi manajemen. Koordinasi lini belakang dianggap masih sangat lemah sehingga mudah dieksploitasi lawan melalui skema serangan balik cepat.

Strategi Menghadapi Pemuncak Klasemen

Tim pelatih kini mulai membedah kekuatan Persis Solo yang saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara. Penguatan sektor pertahanan menjadi prioritas utama untuk meredam agresivitas serangan lawan dalam laga bertajuk Derby Mataram tersebut.

Meskipun datang sebagai tim non-unggulan PSIM Jogja tetap menargetkan untuk mencuri poin maksimal di Stadion Gemilang. Joshua menegaskan bahwa mentalitas pemain tidak boleh goyah meskipun secara statistik lawan berada di atas mereka.

Jeda waktu yang singkat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemulihan fisik pemain agar kembali bugar saat hari pertandingan. Kematangan strategi dan kekuatan mental diharapkan menjadi kunci untuk merusak dominasi tuan rumah.

“Walaupun lawan kita di atas kita tidak minder dan yakin bisa menyusahkan mereka di lapangan,” ungkap Joshua.

“Targetnya kita ambil poin sebanyak-banyaknya karena yang penting kita tidak merasa inferior dulu,” pungkas dia.

Bagikan:

Baca Juga