BENUANTA – Manajer Crystal Palace Oliver Glasner sedang berupaya keras untuk membawa timnya bangkit dari keterpurukan menjelang laga derbi London. Pertandingan menghadapi Chelsea tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/1/26) di Selhurst Park.
Klub berjuluk The Eagles tersebut saat ini berada dalam tekanan besar setelah melewati sepuluh pertandingan tanpa kemenangan. Glasner mengungkapkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memperbaiki detail kecil dalam permainan tim agar bisa membalikkan keadaan.
Ada kabar baik bagi pendukung tuan rumah mengenai ketersediaan pemain inti mereka dalam laga krusial ini. Skuad Crystal Palace dipastikan akan diperkuat kembali oleh Ismaïla Sarr dan Daniel Muñoz untuk menghadapi tantangan tim tamu.
Glasner menceritakan bahwa ia sempat pulang ke Austria untuk menenangkan pikiran selepas hasil buruk melawan Sunderland beberapa waktu lalu. Ia mengaku hanya memikirkan cara terbaik untuk berbicara kepada para pemain agar kembali fokus sepenuhnya pada sepak bola.
Pelatih asal Austria tersebut meminta anak asuhnya untuk melupakan segala kebisingan serta kritik yang datang dari luar lapangan. Ia menilai bahwa permainan timnya sebenarnya sudah cukup baik namun sering kehilangan konsentrasi pada menit tertentu.
“Pesan itu sangat jelas, dan saya pikir ini yang terbaik, saya berkata: ‘Oke, mari kita lupakan semua kebisingan di sekitar kita – mari kita fokus pada sepak bola,'” jelas Glasner.
Evaluasi Taktik dan Kekuatan Chelsea

Dalam sesi latihan pekan ini para pemain Palace dilaporkan menjalani menu latihan yang sangat berat dan menguras fisik. Glasner memfokuskan porsi latihan pada detail cara bertahan dan menyerang yang selama ini dianggap masih belum maksimal.
Tantangan berat akan datang dari Chelsea yang saat ini sedang dalam performa stabil di posisi keenam klasemen sementara. Glasner memberikan pujian bagi kinerja Liam Rosenior yang mampu menjaga efisiensi permainan The Blues dalam menghukum kesalahan lawan.
Tuan rumah harus mewaspadai barisan pemain sayap Chelsea yang memiliki kecepatan tinggi seperti Pedro Neto hingga Alejandro Garnacho. Glasner menegaskan bahwa konsistensi pertahanan menjadi kunci utama jika tidak ingin memberikan peluang mudah bagi lawan.
Ia juga berharap timnya bisa memetik kemenangan pertama setelah sebelumnya hanya mampu meraih hasil imbang dalam tiga pertemuan terakhir. Kemenangan akan menjadi titik balik penting agar publik lebih banyak membicarakan prestasi sepak bola tim daripada hal lainnya.
“Saya rasa kita sudah mengambil langkah pertama dalam meningkatkan permainan set-play kita, dan saya cukup yakin kita akan mengambil langkah pertama lagi pada hari Minggu untuk meningkatkan permainan kita secara keseluruhan,” harap dia.



