BENUANTA – Rekor impresif Aston Villa di kandang akhirnya terhenti. Rentetan 11 kemenangan beruntun di Villa Park patah di tangan Everton lewat laga yang ketat.
Gol tunggal Thierno Barry pada menit ke-59 menjadi pembeda dalam duel tersebut. Kekalahan ini sekaligus menjadi hasil minor pertama yang diderita The Villans sepanjang tahun 2026.
Bek Aston Villa Ezri Konsa tak bisa menyembunyikan kekecewaannya pasca laga. Meski timnya masih bertahan di peringkat tiga klasemen sementara, hasil ini menurutnya sangat pahit untuk ditelan.
Ia mengakui adanya ekspektasi tinggi agar Villa terus menang di hadapan pendukung sendiri. Namun realitas persaingan di Liga Inggris membuktikan tidak ada pertandingan yang mudah untuk dimenangkan.
“Kami berharap untuk menang, tetapi kami tahu tidak ada pertandingan yang mudah di Liga Inggris,” ujar Konsa usai pertandingan, Senin (19/1/26).
Jadwal Padat Menanti
Konsa menilai tim tamu bermain sangat disiplin dalam meredam serangan tuan rumah. Pertahanan solid Everton membuat lini depan Villa kesulitan menciptakan peluang matang sepanjang laga.
Kini skuad asuhan Unai Emery tidak punya waktu lama untuk meratapi hilangnya rekor kandang mereka. Fokus tim harus segera dialihkan ke laga Liga Europa melawan Fenerbahce pada Kamis mendatang.
Setelah itu mereka harus bersiap melawat ke St James Park untuk menantang Newcastle United. Konsa menegaskan pentingnya mentalitas untuk segera bangkit di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat.
“Kami kalah di sini, tapi kami punya dua pertandingan pekan depan dan kami harus fokus pada itu,” tutup Konsa.



