BENUANTA – Para penggemar grup ZEROBASEONE sempat dibuat menahan napas saat mendengar pengumuman album terbaru idola mereka. Penggunaan kata album terakhir dalam tajuk rilis tersebut memicu kekhawatiran bahwa grup ini akan segera berakhir.
Grup yang terbentuk dari ajang kompetisi ini memang memiliki masa kontrak terbatas yang seharusnya usai tahun ini. Namun, ketakutan penggemar berubah menjadi sorak sorai kelegaan setelah fakta sebenarnya terungkap.
Album bertajuk RE-FLOW yang disebut sebagai album final spesial itu rupanya bukan tanda perpisahan. Karya ini justru dirilis sebagai bentuk perayaan atas kesepakatan perpanjangan kontrak yang berhasil dicapai oleh para anggota.
“Ini adalah hadiah untuk ZEROSE yang telah menunggu, sebuah janji bahwa perjalanan kami belum berakhir,” ujar perwakilan agensi WAKEONE pada Kamis (1/1/2026).
Sejarah Baru Grup Survival
Langkah ini menjadi sejarah baru di industri musik pop Korea Selatan. ZEROBASEONE berhasil mematahkan kutukan grup jebolan acara survival yang biasanya harus bubar saat kontrak proyek selesai.
Album RE-FLOW dimaknai sebagai simbol transisi dari babak pertama karier mereka menuju era baru yang lebih panjang. Lagu-lagu di dalamnya merefleksikan keinginan kuat kesembilan anggota untuk terus mengalir bersama penggemar.
Kabar ini memastikan bahwa Sung Han Bin dan kawan-kawan tidak akan mengikuti jejak senior-senior mereka yang terpaksa berpisah di puncak karier. Mereka menutup spekulasi pembubaran dengan sebuah komitmen tegas.
“Kami akan terus melangkah maju bersama kalian, memulai babak baru yang lebih indah lewat album ini.”



