Weverse Akui Kebocoran Data, Privasi Puluhan Fans Terekspos

Muflihah

BENUANTA – Keamanan data pengguna aplikasi komunitas penggemar, Weverse, sedang menjadi sorotan tajam. Pihak manajemen mengakui adanya kebocoran informasi pribadi yang menimpa puluhan penggunanya, Senin (5/1/26).

Investigasi internal perusahaan menemukan fakta mengejutkan terkait ulah salah satu staf mereka. Oknum tersebut terbukti mengakses data sensitif milik penggemar di luar kewenangannya.

Informasi krusial yang bocor meliputi nama lengkap, tanggal lahir, hingga nomor telepon pribadi. Data milik 30 orang pemenang acara publik itu disebarkan pelaku ke dalam grup obrolan pribadi bersama kenalannya.

Pelaku diketahui menyalahgunakan aksesnya saat bertugas menangani operasional acara penggemar. Ia memeriksa status pemenang pelamar fansign tertentu dan mengambil detail tambahan secara ilegal.

Karyawan tersebut bahkan sempat berupaya memengaruhi hasil acara demi kepentingan pribadi. Beruntung, manajemen memastikan tidak ada perubahan aktual pada hasil undian dan acara tetap berjalan normal.

Langkah Tegas Perusahaan

Weverse telah memberitahu seluruh pengguna yang terdampak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pelaku juga langsung diberhentikan dari tugasnya dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pimpinan Weverse menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar kesalahan individu semata. Kejadian ini menjadi tamparan keras yang mencerminkan kurangnya pengawasan di internal perusahaan.

Ia berjanji akan menerapkan langkah-langkah ketat untuk mencegah kejadian serupa terulang. Perbaikan menyeluruh akan dilakukan dalam penyelenggaraan acara penggemar di masa depan demi memulihkan kepercayaan publik.

“Kejadian ini melampaui kesalahan individu dan mencerminkan kekurangan dalam pengawasan internal perusahaan, kami memohon maaf yang tulus kepada para penggemar yang telah mempercayai platform ini,” kata Choi Joon Won.

Bagikan:

Baca Juga