BENUANTA – Grup musik K-Pop VIVIZ yang beranggotakan Eunha, SinB, dan Umji resmi mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan Big Planet Made Entertainment. Keputusan ini diambil melalui jalur hukum setelah munculnya ketidaksepakatan yang mendalam antara kedua belah pihak pada Kamis (9/4/26).
Langkah hukum ini diambil karena pihak agensi dinilai telah gagal memenuhi kewajiban mendasar yang tertuang dalam perjanjian kerja sama. Hal tersebut memicu para anggota untuk menempuh tindakan tegas demi melindungi karier masa depan mereka.
Tim hukum VIVIZ menjelaskan bahwa pemutusan kontrak ini bukan tanpa alasan yang kuat dan didasari oleh berbagai pelanggaran administratif. Mereka menegaskan bahwa hubungan kerja sama sudah tidak mungkin lagi dilanjutkan karena hilangnya kepercayaan terhadap manajemen.
Pihak agensi dituding tidak transparan dalam pengelolaan aktivitas grup yang seharusnya menjadi tanggung jawab utama mereka. Hal ini berdampak pada efektivitas promosi dan kenyamanan para anggota dalam berkarya di industri musik.
Langkah Legalitas Para Anggota
Perwakilan hukum menyatakan bahwa seluruh prosedur pemutusan kontrak telah dilakukan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Korea Selatan. Pengadilan telah menerima poin-poin keberatan yang diajukan oleh ketiga personel VIVIZ terhadap Big Planet Made Entertainment.
Eunha, SinB, dan Umji kini telah dinyatakan bebas secara hukum untuk menentukan arah karier mereka selanjutnya tanpa ikatan dari agensi lama. Situasi ini memungkinkan grup tersebut untuk mencari manajemen baru yang lebih mampu mendukung visi artistik mereka.
Para anggota merasa perlu untuk mengambil kendali penuh atas hidup dan pekerjaan mereka demi para penggemar yang terus memberikan dukungan. Ketiganya berharap keputusan ini menjadi awal yang lebih baik bagi perjalanan musik mereka di masa mendatang.
Mereka berkomitmen untuk tetap bersama sebagai satu kesatuan meski kini tidak lagi berada di bawah naungan agensi tersebut. Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan urusan legal agar proses transisi menuju label baru dapat berjalan dengan lancar.
“Kami telah mengirimkan pemberitahuan resmi mengenai pemutusan kontrak ini karena adanya pelanggaran kewajiban dari pihak agensi,” ungkap perwakilan hukum VIVIZ.
“Para anggota akan terus bergerak maju bersama dan meminta dukungan tulus dari para penggemar dalam memulai babak baru ini,” tutup pengacara tersebut.



