BENUANTA – Stadion Montilivi menjadi saksi malam kelabu yang ingin segera dilupakan oleh skuad Barcelona. Kekalahan kedua secara beruntun membuat mereka harus merelakan posisi puncak klasemen La Liga.
Derbi Catalan itu sejatinya menyisakan sedikit sisi positif di tengah hasil minor tim. Penampilan luar biasa justru datang dari Joan Garcia yang berdiri di bawah mistar gawang.
Kiper Barcelona ini dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP dalam laga melawan Girona FC tersebut. Ia menyuguhkan aksi heroik yang sayangnya tak cukup untuk mencuri satu poin pun.
Total tujuh penyelamatan krusial dicatatkan Garcia sepanjang pertandingan Selasa (17/2/26). Angka ini menyamai rekor intervensi terbanyaknya dalam satu laga sejak mengenakan seragam Barcelona.
Catatan serupa pernah ia torehkan saat tampil di final Piala Super melawan Real Madrid. Fakta ini semakin menegaskan bahwa Barca memiliki sosok yang benar-benar menentukan di lini pertahanan.
Penghargaan yang Terasa Pahit
Klub memutuskan untuk menyegarkan opsi penjaga gawang pada musim panas lalu dan Garcia membuktikannya dengan gaya berkelas. Ia melakukan serangkaian penyelamatan mustahil yang sempat menjaga asa Blaugrana tetap hidup.
Penampilan impresif itu membuatnya diganjar gelar MVP yang terasa getir di akhir laga. Ini merupakan penghargaan pemain terbaik ketiga baginya di liga sejak bergabung dengan klub.
Sebelumnya ia meraih predikat serupa saat melawan Rayo Vallecano dan mantan klubnya Espanyol. Laporan resmi pertandingan mencatat perbedaan nasib Garcia pada laga kali ini dibanding sebelumnya.
“Pada kesempatan itu, aksi heroiknya memang berbuah poin. Sayangnya, tidak kali ini,” tulis laporan resmi klub.



