Starship Entertainment Bantah Konten Kim Min Jae IDID Terkait Komunitas Sayap Kanan

Muflihah

BENUANTA Agensi hiburan Starship Entertainment merilis pernyataan resmi guna membantah tuduhan miring netizen terhadap konten video salah satu anggota boy group IDID, Kim Min Jae. Manajemen menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam penyisipan elemen yang dikaitkan dengan komunitas sayap kanan radikal, Ilbe.

Kontroversi ini bermula dari unggahan konten bernama ‘Setlog’ beberapa waktu lalu. Sejumlah pengguna internet mencurigai video yang direkam terbalik, takarir (caption) bertuliskan “Yah!!”, serta kemunculan penanda waktu digital “19:00” sebagai kode terselubung yang kerap digunakan kelompok radikal untuk mengejek kematian mantan presiden Korea Selatan.

“Kami menegaskan bahwa tuduhan yang beredar di komunitas online sama sekali tidak benar dan tidak ada niat seperti itu sedikit pun,” tulis perwakilan Starship Entertainment dalam rilis resminya, Minggu (31/5/26).

Kronologi Kesalahan Teknis Produksi

Pihak agensi membeberkan kronologi di balik layar untuk meluruskan kesalahpahaman publik. Rekaman video yang terbalik murni terjadi akibat kesalahan teknis karena Kim Min Jae belum familier dengan format komunikasi baru tersebut saat proses pengambilan gambar mandiri.

Staf produksi kemudian memutuskan untuk tetap menggunakan video asli karena menilai kesalahan yang tidak disengaja tersebut justru memberikan kesan yang natural. Beberapa penyesuaian pun terpaksa dilakukan selama proses penyuntingan:

  • Teks Terbalik: Subtitel dibuat terbalik semata-mata untuk menyelaraskan dengan format orientasi video yang terlanjur salah rekam.
  • Angka Jam “19:00”: Penanda waktu tersebut murni menunjukkan jam asli ketika sang idola menyelesaikan penampilan panggungnya di atas altar.
  • Takarir “Yah!!”: Kata tersebut ditulis murni sebagai ekspresi kegembiraan biasa tanpa ada tendensi maupun pengetahuan mengenai afiliasi kelompok politik tertentu.

Komitmen Evaluasi Konten Manajemen

Meski membantah keras tuduhan miring tersebut, Starship Entertainment menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada publik atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kelalaian dalam proses peninjauan akhir produksi diakui menjadi bahan evaluasi besar bagi tim internal perusahaan.

Pihak manajemen berjanji akan memperketat sistem penyaringan dan pengawasan sebelum mengunggah materi hiburan ke media sosial. Langkah preventif ini diambil agar insiden serupa yang memicu salah paham di kalangan penggemar dan masyarakat luas tidak terulang kembali di masa depan.

Bagikan:

Baca Juga