BENUANTA – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong, berharap pembentukan Koperasi Merah Putih bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia menilai program ini jangan sampai hanya jadi formalitas pelaksanaan instruksi pusat.
Koperasi Merah Putih di Berau diketahui mendapat alokasi anggaran hingga Rp3,5 miliar. Rudi menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan dari pemerintah daerah.
“Tentu harapannya ini benar-benar bisa membawa dampak bagi masyarakat Berau, terutama dalam pembangunan ekonominya. Kami tidak mau ini sebatas proyek formalitas saja,” ujarnya.
Ia meminta Diskoperindagkop Berau mengambil peran aktif, tidak hanya menjalankan tugas administratif. Menurutnya, koperasi butuh pembinaan agar tidak dibiarkan jalan sendiri tanpa arahan.
“Jangan setelah dibentuk dibiarkan mandiri, jalan sendiri,” tegasnya.
Rudi juga mempertanyakan skema pendanaan koperasi tersebut. Ia ingin tahu apakah dana bersumber dari Alokasi Dana Kampung atau subsidi pusat.
“Jangan sampai justru menyalahi prinsip koperasi itu sendiri,” tutupnya (Adv/DPRD Berau).




