BENUANTA – Gelombang keresahan tengah melanda penggemar grup idola papan atas, BTS. Sang pemimpin grup, RM, baru-baru ini meluapkan isi hatinya yang menyiratkan kekecewaan mendalam terhadap agensi yang menaungi mereka, HYBE.
Dalam sebuah siaran langsung, pria bernama asli Kim Namjoon ini menyinggung sikap manajemen yang dinilai mulai berubah. Ia merasa perusahaan yang besar berkat kerja keras mereka itu kini kurang memberikan perhatian layaknya sebuah keluarga.
RM mengaku jarang membicarakan hal sensitif seperti ini di hadapan publik. Namun, kali ini ia merasa perlu bersuara agar ia dan rekan-rekannya diperlakukan dengan lebih layak oleh manajemen yang dipimpin Bang Si Hyuk tersebut.
“Saya berharap mereka mau menjaga dan memperlakukan kami dengan lebih hati-hati,” ujar RM, Senin (22/12/2025).
Kekecewaan ini bukan tanpa alasan yang jelas. Sebelumnya, musisi kelahiran 1994 ini juga sempat menumpahkan kekesalannya terkait ketidakjelasan jadwal kembalinya grup ke panggung hiburan.
Ia bahkan menyebut tidak bisa menjanjikan apa pun soal aktivitas BTS di paruh kedua tahun 2025. Menurutnya, ia tidak memiliki wewenang atau hak untuk berbicara mewakili keputusan perusahaan terkait jadwal mereka.
Pernyataan ini memicu spekulasi liar di kalangan penggemar maupun netizen di forum daring. Banyak yang menduga ada masalah internal terkait pembagian keuntungan atau komunikasi yang macet total antara artis dan manajemen.
Beberapa pihak bahkan memprediksi BTS mungkin akan mengambil langkah strategis seperti BLACKPINK. Mereka bisa saja tetap di HYBE untuk aktivitas grup, namun mengurus karier solo masing-masing lewat jalur independen.
Situasi ini memunculkan ironi mengingat status BTS sebagai fondasi utama kesuksesan gedung HYBE. Namun, fokus agensi yang kini terpecah ke banyak grup baru membuat posisi RM dan kawan-kawan terasa dikesampingkan.
Banyak netizen yang membela RM dan menilai wajar jika ia merasa ditelantarkan. Salah satu komentar menyoroti betapa sia-sianya waktu yang terbuang pasca anggota menyelesaikan wajib militer tanpa rencana promosi yang jelas.
“Rasanya mereka tidak akan merilis apa pun sampai fandom ini mati.”



