Ratusan Jemaah Haji Berau Terlantar 2,5 Jam di Bandara, Sumadi Desak Maskapai Evaluasi Total

Bisnis

Calon jemaah haji Berau saat menunggu keberangkatan ke Embarkasi Balikpapan di Bandara Kalimarau, Kamis (14/5/2026). (Prokopim)
Calon jemaah haji Berau saat menunggu keberangkatan ke Embarkasi Balikpapan di Bandara Kalimarau, Kamis (14/5/2026). (Prokopim)

BENUANTA — Insiden keterlambatan penerbangan yang dialami ratusan jemaah haji Kabupaten Berau saat diberangkatkan menuju Balikpapan, Kamis (14/5/2026), memicu sorotan DPRD Berau.

Pasalnya, momentum keberangkatan ibadah haji seharusnya mendapatkan jaminan pelayanan maksimal karena menyangkut kenyamanan serta kondisi fisik para tamu Allah.

Maskapai Sriwijaya Air yang membawa sebagian rombongan jemaah haji mengalami penundaan jadwal terbang hingga sekitar dua setengah jam akibat gangguan operasional pesawat.

Akibatnya, para jemaah terpaksa menunggu jauh lebih lama di ruang tunggu Bandara Kalimarau sebelum akhirnya berhasil diterbangkan ke Embarkasi Balikpapan.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai keterlambatan itu menjadi catatan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh, khususnya manajemen maskapai dan otoritas penerbangan.

Ia mengingatkan, sebagian besar jemaah haji asal Bumi Batiwakkal didominasi kelompok lanjut usia yang sangat membutuhkan kepastian jadwal serta pelayanan prima sepanjang proses keberangkatan.

“Keberangkatan haji ini bukan perjalanan biasa. Banyak jemaah kita yang sudah lanjut usia, tentu kondisi seperti delay cukup menguras tenaga dan pikiran mereka,” ujar Sumadi.

Ia meminta agar kejadian tersebut tidak kembali terulang pada keberangkatan berikutnya maupun saat kepulangan jemaah haji.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, unit penyelenggara bandara, dan maskapai penerbangan harus diperkuat agar seluruh tahapan berjalan tanpa hambatan.

Meski melayangkan kritik, Sumadi tetap memberikan apresiasi terhadap tingkat kesabaran dan kebesaran hati para jemaah haji Berau yang tetap tenang dan tertib selama menunggu kejelasan proses keberangkatan di bandara.

Ia mendoakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran saat menunaikan haji, dan kembali ke tanah air dengan selamat.

“Ini menjadi ujian kesabaran pertama bagi para jemaah. Alhamdulillah seluruhnya tetap bisa diberangkatkan dan kita doakan semuanya sehat hingga kembali ke tanah air,” pungkas Sumadi. (Adv/DPRD Berau)

Bagikan:

Baca Juga