BENUANTA – Rencana peluncuran proyek solo salah satu anggota grup idola SEVENTEEN memicu ketegangan hebat di kalangan penggemar domestik Rabu (3/6/26). Komunitas penggemar yang selama ini dikenal selalu solid kini terpecah menjadi dua kubu yang saling berhadapan di dunia nyata.
Perbedaan pandangan mengenai masa depan karier sang artis menjadi pemicu utama dari keretakan massal tersebut. Sebagian pihak menilai momentum peluncuran ini kurang tepat sementara pihak lain menganggapnya sebagai langkah perkembangan karier yang positif.
Aksi Saling Balas Karangan Bunga
Kubu penggemar yang menolak rencana tersebut melakukan aksi protes terbuka dengan mengirimkan puluhan karangan bunga duka cita ke depan kantor agensi. Mereka menilai bahwa keputusan pihak manajemen hanya akan mengganggu fokus serta keseimbangan aktivitas kelompok secara keseluruhan.
Kelompok ini mendesak perusahaan untuk segera membatalkan jadwal panggung individu demi menjaga keutuhan performa grup utama yang sedang naik daun. Mereka menegaskan keberatan tersebut secara tertulis melalui kalimat tegas yang disematkan pada deretan karangan bunga protes.
“Kami menuntut pembatalan proyek solo ini demi kebaikan dan keutuhan seluruh anggota grup,” ujar salah seorang koordinator aksi protes.
Perlawanan dari Pendukung Setia
Tidak tinggal diam kubu penggemar yang mendukung sang idola segera meluncurkan kampanye tandingan di lokasi yang sama. Mereka mengirimkan ratusan karangan bunga penuh warna berisi kalimat penyemangat untuk membalas aksi negatif kelompok sebelumnya.
Kelompok pendukung ini berpendapat bahwa setiap anggota memiliki hak penuh untuk mengeksplorasi kemampuan musikalitas mereka secara mandiri. Mereka berjanji akan terus mengawal proyek individu ini hingga mencapai kesuksesan besar di pasaran.
Aliansi pendukung juga menyatakan siap melindungi sang idola dari segala bentuk tekanan psikologis yang disebabkan oleh perselisihan internal tersebut. Mereka berharap sang musisi tetap fokus mempersiapkan karya terbarunya tanpa perlu mencemaskan konflik yang sedang terjadi di luar gedung.
“Kami akan selalu berdiri di belakang Dino dan memberikan dukungan penuh untuk awal barunya,” pungkas perwakilan kelompok pendukung.



