Pengamanan Hearts2Hearts di Bandara Incheon Tuai Kritik Pedas

Muflihah

BENUANTA – Grup idola pendatang baru Hearts2Hearts mendadak menjadi sorotan publik bukan karena prestasi musiknya melainkan akibat perilaku tim keamanan mereka. Aksi pengamanan yang dinilai berlebihan saat berada di Bandara Internasional Incheon memicu gelombang kritik pedas dari netizen dan pengguna jasa bandara.

Kejadian ini bermula ketika tim keamanan grup tersebut menerapkan metode pengamanan unik yang menyerupai tarian tradisional Ganggangsullae. Para petugas keamanan tersebut saling berpegangan tangan membentuk lingkaran besar di sekitar para anggota grup pada Kamis (19/3/26).

Metode lingkaran hidup ini dianggap sangat mengganggu karena memblokir akses jalan bagi penumpang lain di area publik bandara. Banyak saksi mata yang merasa tidak nyaman karena ruang gerak mereka terbatasi oleh barikade manusia tersebut.

Kritik mengalir deras di berbagai platform media sosial setelah video aksi pengamanan itu tersebar luas ke publik. Masyarakat menilai manajemen Hearts2Hearts terlalu berlebihan dalam melindungi artisnya di fasilitas umum yang padat.

Gangguan di Fasilitas Publik Bandara

Beberapa pengguna bandara mengeluhkan sikap petugas keamanan yang seolah-olah menguasai seluruh area lorong keberangkatan. Hal ini dianggap melanggar etika penggunaan fasilitas publik yang seharusnya bisa diakses oleh siapa saja tanpa hambatan.

Pengamanan model lingkaran ini membuat arus pejalan kaki di Bandara Incheon menjadi tersendat dan menimbulkan kerumunan yang tidak perlu. Publik menyayangkan tindakan manajemen yang tidak mempertimbangkan kenyamanan orang lain di tempat umum.

Banyak yang berpendapat bahwa pengamanan ketat memang diperlukan untuk artis papan atas namun harus tetap mengedepankan kesopanan. “Tindakan ini benar-benar menghalangi jalan orang lain yang ingin lewat,” tulis salah satu komentar warga internet yang viral.

Tindakan tersebut dianggap mencerminkan arogansi dari pihak agensi yang menaungi grup pendatang baru tersebut. Para netizen mengingatkan bahwa keamanan bandara memiliki aturan tersendah yang tidak boleh dilanggar oleh pihak swasta mana pun.

Reputasi Grup yang Terancam

Akibat insiden ini citra Hearts2Hearts sebagai grup baru mulai mendapatkan sentimen negatif dari masyarakat luas. Banyak yang khawatir perilaku tim keamanan ini justru akan merusak masa depan karier para anggota grup tersebut.

Hingga saat ini pihak manajemen belum memberikan pernyataan resmi atau permintaan maaf terkait kegaduhan yang terjadi di bandara. Pengguna jasa bandara berharap otoritas bandara memberikan teguran keras kepada tim keamanan yang bertindak semena-mena.

Para ahli komunikasi menyarankan agar agensi lebih bijak dalam menentukan standar operasional prosedur keamanan artis di tempat ramai. Pengamanan yang mencolok justru sering kali memicu perhatian negatif yang tidak diinginkan bagi sang artis.

“Kami berharap semua tim keamanan artis bisa lebih menghormati ruang publik,” pungkas salah satu pengguna bandara.

Bagikan:

Baca Juga