Benuanta.id – Kondisi jalan rusak masih menjadi tantangan utama bagi warga Desa Sebulu Modern. Namun, pemerintah desa tak mau pasrah. Mereka terus mendesak pemerintah kabupaten atau provinsi untuk segera memperbaiki infrastruktur vital demi menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya semaksimal mungkin mengatasi masalah ini. Ia menegaskan, perbaikan jalan secara keseluruhan tidak bisa sepenuhnya dilakukan oleh desa karena keterbatasan anggaran dan kewenangan.
“Kami terus berupaya memperbaiki jalan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia. Namun, untuk jalan utama yang merupakan kewenangan kabupaten atau provinsi, kami hanya bisa mengusulkan agar segera mendapat perhatian,” kata Joemadin.
Sejak tahun 2020, pemerintah desa telah berulang kali mengajukan usulan perbaikan jalan utama, seperti ruas sepanjang 6 kilometer dari M. Yusuf hingga Bloroh. Meski belum ada respons yang jelas, usulan ini akan kembali dibawa dalam Musrenbang 2025 sebagai prioritas. Selain jalan, usulan lain seperti gedung serbaguna dan fasilitas olahraga juga terus diperjuangkan.
Joemadin berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan yang diajukan.
“Kami akan terus mengawal setiap usulan yang diajukan agar infrastruktur desa bisa lebih baik dan menunjang kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa infrastruktur yang memadai adalah kunci utama untuk mempercepat kemajuan desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Dengan infrastruktur yang baik, desa ini bisa berkembang lebih cepat. Oleh karena itu, kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih baik,” pungkasnya. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)




