BENUANTA – Pemerintah Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian desa. Melalui pembangunan infrastruktur yang terarah dan program pemberdayaan masyarakat, Pemdes Segihan menargetkan peningkatan produktivitas lahan serta kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, menyampaikan bahwa pertanian merupakan sektor paling vital yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi sumber penghasilan utama masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan dan pembangunan infrastruktur pendukung menjadi fokus prioritas pembangunan tahun ini.
“Petani tidak akan bisa maksimal jika infrastrukturnya tertinggal. Itulah sebabnya kami mulai dari dasar: memperbaiki saluran irigasi, membuka dan membenahi jalan tani, serta membangun embung agar ketersediaan air tetap terjaga,” ujarnya.
Hendra menjelaskan bahwa sistem irigasi menjadi perhatian utama karena air merupakan faktor kunci dalam pertanian. Dengan sistem pengairan yang baik, risiko gagal panen akibat kekeringan bisa ditekan, sekaligus mendukung petani untuk bercocok tanam sepanjang tahun.
“Bila irigasi lancar, maka waktu tanam lebih fleksibel, hasil panen pun bisa meningkat. Ini sangat berdampak langsung pada pendapatan petani,” katanya.
Di sisi lain, Pemdes Segihan juga terus mendorong inovasi dalam pertanian rumah tangga. Melalui program Satu Rumah Satu Bioplog, warga diajak untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif dengan membudidayakan ikan dan tanaman hortikultura. Program ini dinilai efektif tidak hanya untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan.
“Inisiatif seperti bioplog sangat relevan, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat untuk kreatif dalam memenuhi kebutuhan. Kami ingin membangun budaya pertanian yang mandiri dan adaptif,” tambah Hendra.
Lebih jauh, Pemdes juga melibatkan generasi muda melalui pendampingan petani milenial yang dilatih untuk menjadi motor penggerak pertanian berbasis teknologi. Hendra berharap, ke depan Desa Segihan tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis pertanian.
“Dengan kolaborasi dan pembangunan berkelanjutan, kami yakin pertanian Segihan bisa menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)



