Search
Close this search box.

Xavi Hernandez Mundur dari Barcelona, Ini Alasannya

Benuanta.id – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan klub raksasa Spanyol itu. Keputusan ini diambil setelah Barcelona menelan kekalahan telak 3-5 dari Villarreal di pekan ke-22 La Liga, Minggu (28/1) dini hari WIB.

Xavi mengatakan bahwa ia tidak akan melanjutkan kontraknya yang seharusnya berakhir pada Juni 2024. Ia merasa situasi di Barcelona saat ini membutuhkan perubahan arah, dan ia tidak ingin menjadi masalah bagi klub yang ia cintai.

“Saya mengumumkan bahwa pada tanggal 30 Juni, saya tidak akan lagi menjabat sebagai pelatih di Barca. Saya pikir situasinya harus berubah arah, dan sebagai Culer, saya tidak bisa membiarkan situasi saat ini,” ujar Xavi dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Football Espana.

Baca juga  Mourinho Resmi Tinggalkan AS Roma, De Rossi Jadi Kandidat Pengganti

Xavi mengakui bahwa ia berada di bawah tekanan besar setelah Barcelona gagal bersaing di berbagai kompetisi musim ini. Meskipun berhasil membawa tim lolos ke babak 16 besar Liga Champions, Barcelona tersingkir dari Copa del Rey, kalah di Piala Super Spanyol, dan tertinggal 10 poin dari Real Madrid di puncak klasemen La Liga.

Namun, Xavi masih optimis bahwa Barcelona bisa mengakhiri musim ini dengan baik. Ia berharap keputusannya untuk mundur bisa membantu dinamika klub berubah menjadi lebih positif.

“Saya rasa itu akan membantu dinamika klub berubah dan saya masih merasa kami bisa menjalani musim yang sangat bagus. Saya harus memikirkan klub sebelum diri saya sendiri,” katanya.

Xavi merupakan legenda hidup Barcelona yang pernah membela klub tersebut selama 17 tahun sebagai pemain. Ia memenangkan 25 trofi bersama Barcelona, termasuk delapan gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions.

Xavi kembali ke Barcelona sebagai pelatih pada November 2021, menggantikan Ronald Koeman yang dipecat. Ia sempat memberikan harapan baru bagi fans dengan membawa Barcelona meraih trofi Liga Spanyol musim lalu dan Piala Super Spanyol awal tahun ini.

Namun, performa Barcelona musim ini menurun drastis. Dari 22 pertandingan di La Liga, Barcelona hanya menang 12 kali, imbang enam kali, dan kalah empat kali. Barcelona juga gagal mempertahankan gelar Piala Super Spanyol setelah kalah dari Real Madrid di semifinal.

Baca juga  Andi Imran, Pembalap Samarinda Raih Podium di Honda Dream Cup 2023

Kekalahan dari Villarreal menjadi pukulan terakhir bagi Xavi. Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpic Lluis Companys, Barcelona sempat unggul 2-0 berkat gol-gol dari Ansu Fati dan Memphis Depay. Namun, Villarreal bangkit dan mencetak lima gol balasan melalui Gerard Moreno, Yeremi Pino, Paco Alcacer, dan Moi Gomez. Barcelona hanya bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 lewat gol bunuh diri dari Raul Albiol.

Xavi menjadi pelatih Barcelona ke-11 yang mundur atau dipecat sejak era Pep Guardiola berakhir pada 2012. Belum diketahui siapa yang akan menggantikan Xavi sebagai pelatih Barcelona selanjutnya.

Hosting Murah

Berita Terbaru

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved