Search
Close this search box.

Ini Penyebab Ledakan Tungku Smelter di Morowali yang Tewaskan 12 Orang dan Lukai 38 Orang

Benuanta.id – Ledakan tungku smelter di kawasan industri PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menelan korban jiwa. Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan 38 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Media Relations Head PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Dedy Kurniawan mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu, 24 Desember 2023, sekitar pukul 05:30 Wita. Saat itu, pekerja sedang melakukan perbaikan dan pemasangan plat pada bagian bawah tungku.

“Hasil investigasi awal, penyebab kecelakaan kerja diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan. Saat proses perbaikan tersebut, terjadi ledakan mengakibatkan kebakaran,” ujar Dedy di Kota Palu, Minggu.

Baca juga  Prabowo Temui Mahasiswa Indonesia di Universitas Columbia Amerika

Dedy menyebutkan, dari 51 orang karyawan yang menjadi korban, 12 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Mereka terdiri atas tujuh tenaga kerja Indonesia (TKI) dan lima tenaga kerja asing (TKA).

“Korban meninggal dunia sudah diidentifikasi, dan atas permintaan pihak keluarga korban, jenazah mereka hari ini telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing,” katanya.

Sementara itu, 38 orang lainnya mengalami luka ringan dan berat. Mereka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di klinik 1 dan 2 di lingkungan perusahaan.

Baca juga  RUU ASN Disahkan, Honorer Aman Sampai 2024

Dedy menambahkan, ledakan pertama memicu sejumlah tabung oksigen di sekitar area ikut meledak. Kebakaran tungku berhasil dipadamkan sekitar pukul 09:10 Wita.

Hingga kini, PT IMIP terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menginvestigasi kejadian tersebut, termasuk penanganan korban. Pihaknya juga berjanji menanggung seluruh biaya perawatan bagi korban dan memenuhi hak serta kewajiban para korban.

Baca juga  Ledakan di PT ITSS Morowali, 12 Tewas dan 35 Luka-Luka

“PT IMIP sebagai perusahaan yang menaungi kawasan lingkar industri Morowali sedang berduka atas musibah ini, terutama keluarga para korban yang terdampak dari peristiwa ini,” ucap Dedy.

Ia juga mengatakan, pihak manajemen perusahaan masih berkoordinasi untuk penanganan krisis seluruh aspek, antara lain mencakup penyiagaan keamanan dan keselamatan karyawan, klinik medis, sekuriti, dan penyediaan informasi kepada publik.

“PT ITSS merupakan salah satu tenant yang beroperasi di kawasan PT IMIP,” tutur Dedy. (Antara)

Hosting Murah

Berita Terbaru

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved