BENUANTA – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengungkapkan bahwa klub belum mengambil keputusan final terkait masa depan dua pemain seniornya, Harry Maguire dan Casemiro. Situasi kontrak keduanya masih menggantung hingga akhir musim.
Kontrak Maguire saat ini akan habis pada musim panas mendatang setelah opsi perpanjangan satu tahun diaktifkan awal tahun ini. Begitu pula dengan Casemiro, yang kontraknya akan kedaluwarsa pada titik yang sama, meski pemain Brasil itu masih memiliki opsi perpanjangan satu tahun.
Dalam konferensi pers jelang laga Boxing Day melawan Newcastle United, Amorim menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah performa di lapangan. Ia mengakui bahwa kepastian berkompetisi di Eropa musim depan menjadi faktor kunci dalam menentukan nasib para pemain tersebut.
“Tidak, tidak ada keputusan,” tegas Amorim kepada wartawan saat ditanya mengenai kontrak baru, Jumat (26/12/2025).
“Kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Kami perlu memahami apa yang akan terjadi di musim depan, karena kami perlu memahami apakah ada pertandingan Eropa,” tambahnya.
Meski kedua pemain tersebut memiliki peran krusial di era kepelatihannya, Amorim memilih bersikap realistis. Ia mengaku puas dengan kontribusi mereka, namun anggaran dan strategi skuad sangat bergantung pada posisi akhir United di klasemen Liga Inggris.
“Saya sangat senang dengan mereka, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi hingga akhir musim, di posisi mana kita akan berada, dan kemudian kita akan lihat,” ujarnya.
Strategi Transfer Januari
Selain membahas kontrak pemain senior, Amorim juga menyinggung rencana klub di bursa transfer Januari. United tengah menghadapi badai cedera yang menimpa Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Matthijs de Ligt, hingga Maguire, ditambah absennya Bryan Mbeumo, Amad, dan Noussair Mazraoui karena Piala Afrika (AFCON).
Meskipun skuad sedang “pincang”, Amorim memastikan tidak akan melakukan pembelian panik. Ia hanya akan merekrut pemain yang dianggap bisa menjadi aset masa depan klub.
“Tentu saja, kami sedang kesulitan saat ini, tetapi klub, kami punya rencana. Saya pikir jika kami memiliki kesempatan untuk mendatangkan pemain yang kami pikir akan menjadi masa depan klub, dia akan datang,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Jika target yang tepat tidak tersedia, Amorim siap memaksimalkan potensi pemain muda dari akademi sebagai solusi jangka pendek daripada membuang anggaran.
“Jika tidak, kami punya Jack [Fletcher], kami punya Shea [Lacey]. Dalam tiga minggu, kami akan memiliki Amad, Nous, Bryan, kembalinya Bruno, Kobbie, jadi kita lihat saja,” tutupnya.



