Kukar Perkuat Dakwah Komunitas, Lanjutkan Program Mengaji dan Insentif Majelis Taklim

Fathur

BENUANTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pondasi keagamaan berbasis masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Kukar, Edi Damansyah, saat bersilaturahmi dengan 750 anggota majelis taklim dari Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu.

Dalam kesempatan tersebut, Edi menegaskan keberlanjutan program Gerakan Etam Mengaji (Gema). Program ini dirancang untuk mencetak pengajar Al-Qur’an di tingkat kampung, dengan target santri mampu menghafal minimal 10 juz dalam satu tahun.

“Gema bukan sekadar soal target hafalan, melainkan wadah untuk melahirkan guru mengaji yang siap membina masyarakat di lingkungannya,” jelas Edi.

Ia juga menyoroti keberhasilan salah satu peserta dari Desa Sambera yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, sebagai bukti nyata efektivitas pembinaan.

Selain penguatan kapasitas guru ngaji, Pemkab Kukar turut mengalokasikan bantuan dana operasional bagi majelis taklim sebesar Rp25 juta. Program penghargaan berupa umrah gratis bagi guru ngaji, imam masjid, dan penggali kubur juga tetap dilanjutkan.

“Semua program ini dijalankan dengan semangat kebersamaan dan ketulusan agar memberi manfaat luas bagi umat,” tambah Edi.

Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari visi Kukar Idaman 2030, yang menempatkan pembangunan spiritual sejajar dengan aspek sosial-ekonomi dalam memperkuat ketahanan masyarakat. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan:

Baca Juga