Kobi Education Gelar SAT Prediction Test di Al-Azhar IIBS Karanganyar, Langkah Awal Menuju Kampus Top Dunia

Fathur

Sumber: Dokumentasi Pribadi

BENUANTAKeinginan pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri (study abroad) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. 

Menurut data yang dirilis GSL Global, sebanyak lebih dari 62.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di luar negeri. Angka tersebut naik cukup signifikan, yakni hampir mencapai 30% jika dibandingkan dengan tahun 2017.

Memfasilitasi antusiasme dan kebutuhan persiapan yang tinggi tersebut, Kobi Education kembali menunjukkan komitmennya. Pada hari Kamis (2/4/2026), Kobi Education sukses menggelar acara SAT™ Prediction Test yang diselenggarakan di Al-Azhar Islamic International Boarding School (IIBS), Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.  

Kegiatan edukatif yang dilakukan secara langsung ini diikuti dengan antusias oleh 54 siswa kelas 11. Acara ini dirancang khusus untuk menjadi pijakan awal yang solid bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi ketatnya persaingan masuk ke universitas bergengsi di kancah internasional. 

Mengukur Kemampuan Awal Tanpa Teoritis

Berbeda dengan kegiatan workshop atau seminar pada umumnya, acara kali ini memiliki pendekatan yang unik. 

Dalam event ini, tidak ada sesi pembicara maupun pemaparan materi presentasi.  Kegiatan ini memang difokuskan murni sebagai tes prediksi yang memiliki satu tujuan, yakni untuk mengetahui level kemampuan awal para siswa dalam mengerjakan soal-soal SAT. 

SAT sendiri merupakan ujian terstandarisasi internasional yang kerap menjadi syarat mutlak dalam proses penerimaan mahasiswa baru di berbagai negara, terutama Amerika Serikat. 

Dengan mengetahui skor awal atau baseline melalui tes prediksi ini, para siswa dapat merancang persiapan study abroad mereka dengan jauh lebih presisi dan efektif.

Ketegangan Yang Berbuah Antusiasme Positif

Menghadapi soal-soal tes berstandar internasional yang belum pernah ditemui sebelumnya tentu memberikan sensasi tersendiri. Suasana ujian yang serius, menegangkan, namun penuh rasa penasaran mewarnai jalannya tes prediksi ini. 

Hal ini tergambar jelas dari reaksi para peserta. Abe Guevara, salah satu siswa kelas 11, mengungkapkan perasaan jujurnya dengan mengatakan bahwa tes tersebut membuatnya deg-degan dan sedikit kaget.

Meskipun memacu adrenalin dan menguras konsentrasi, simulasi ini terbukti memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa. 

Tes ini berhasil memberikan gambaran riil mengenai format dan tingkat kesulitan soal yang sesungguhnya. 

Nisrina, peserta lainnya, memberikan ulasan yang sangat objektif.

“It was pretty hard but a good layout of what would likely happen,” ujarnya.

Antusiasme dan kepuasan juga diutarakan oleh peserta lain. Rozzan Alfachry merasa bahwa kegiatan yang difasilitasi oleh Kobi Education ini sangat bagus untuk trial

Bahkan, pujian yang singkat namun merepresentasikan kepuasan menyeluruh datang dari Audrey Zea C yang menyebut pengalaman tes ini sangat bagus dan luar biasa.

Kelas 11 SMA Jadi Momentum Emas Persiapan Study Abroad

Pemilihan siswa kelas 11 sebagai target utama peserta SAT Prediction Test ini merupakan langkah yang sangat taktis. Dalam panduan persiapan kuliah ke luar negeri, jenjang kelas 11 adalah momentum emas atau golden time

Jika persiapan, termasuk pengambilan tes prediksi, baru dilakukan di kelas 12, siswa berisiko kehabisan waktu dan kehilangan fokus karena harus berhadapan dengan ujian kelulusan sekolah.

Melalui tes yang diselenggarakan oleh Kobi Education di Al-Azhar IIBS Karanganyar, para siswa kelas 11 kini telah memiliki benchmark pribadi. 

Mereka memiliki waktu yang sangat ideal untuk mengevaluasi kelemahan, mengatur jadwal bimbingan, dan mendongkrak kemampuan akademiknya sebelum portal pendaftaran kampus luar negeri dibuka.  

Kegiatan SAT Prediction Test ini menjadi bukti nyata dedikasi Kobi Education dalam menjadi support system terbaik bagi para calon mahasiswa internasional dari Indonesia. 

Harapannya, hasil dari trial ini tidak hanya menjadi sekadar angka, tetapi menjadi motivasi kuat bagi para siswa Al-Azhar IIBS Karanganyar untuk terus mengejar impian mereka berkuliah di universitas top dunia!

Bagikan:

Baca Juga