Klarifikasi One Hundred Label: Isu Gaji Tak Dibayar Hoaks, Siap Tempuh Jalur Hukum

Muflihah

BENUANTA – One Hundred Label yang dipimpin Chairman Cha Ga Won membantah keras laporan mengenai tunggakan honor artis. Mereka menepis tuduhan bahwa miliaran won pembayaran penyelesaian artis belum dibayarkan.

Perusahaan menyebut isu tersebut sedang dalam tahap diskusi normal. Pihaknya berencana menempuh jalur hukum karena menilai laporan itu salah secara faktual.

Bantahan ini dirilis resmi pada Jumat (2/1/26) merespons pemberitaan The Fact. Sebelumnya media tersebut mengklaim beberapa artis termasuk Baekhyun dan Taemin belum menerima haknya.

Total tunggakan yang dituduhkan mencapai 5 miliar won atau sekitar Rp58 miliar. Namun label menyebut narasi itu tidak sesuai fakta di lapangan.

Tempuh Jalur Hukum

Manajemen menyesalkan berita itu terbit tanpa pemeriksaan fakta yang memadai. Mereka mengklaim pembayaran hanya sedang disesuaikan dengan kontrak masing-masing artis.

Dalam keterangan resminya manajemen menegaskan bahwa status pembayaran yang dipermasalahkan hanyalah proses administrasi biasa.

“Masalah penyelesaian yang belum dibayar yang disebutkan dalam artikel tersebut adalah masalah yang sedang didiskusikan dan disesuaikan secara normal menurut ketentuan kontrak dan status aktivitas masing-masing artis,” bunyi pernyataan One Hundred Label.

Pihak agensi menekankan bahwa laporan semacam itu dapat merusak citra artis mereka. Mereka memastikan akan merespons dengan tegas melalui saluran hukum.

Manajemen juga membantah adanya konflik internal antara perusahaan dan para artis. Seluruh karyawan dan artis disebut tetap beraktivitas dengan dukungan penuh Cha Ga Won.

Pertumbuhan label afiliasi seperti Big Planet Made dan INB100 diklaim sebagai hasil investasi proaktif. Mereka menolak anggapan adanya ketidakstabilan finansial.

Perusahaan akan mengajukan permohonan mediasi ke Komisi Arbitrase Pers. Mereka ingin meminta pertanggungjawaban penuh atas laporan yang dianggap palsu tersebut.

Menutup pernyataannya manajemen berjanji akan membuktikan posisi mereka di mata hukum.

“Kebenaran masalah ini akan terungkap dengan jelas melalui prosedur hukum,” tutup pernyataan tersebut.

Bagikan:

Baca Juga