Kecewa Kepemimpinan Wasit, Hodak: Kalau Saya Beri Tahu Nanti Potong Gaji

Hasyimy

BENUANTA – Hasil imbang di markas Persik Kediri menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih PERSIB Bojan Hodak. Juru taktik asal Kroasia itu menyoroti tajam kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso.

Hodak memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat keputusan sang pengadil yang dinilai merugikan. Manajemen Pangeran Biru berencana melayangkan nota keberatan resmi kepada operator liga, Senin (5/1/26).

“Saya tidak senang dengannya, tentu saja kami akan mengirim surat,” tegas Hodak dalam konferensi pers pascalaga.

Ancaman Sanksi Denda

Meski terlihat geram, Hodak memilih untuk tidak menjabarkan secara rinci kesalahan-kesalahan wasit di hadapan media. Ia menyadari adanya regulasi ketat yang melarang pelatih mengkritik perangkat pertandingan secara terbuka.

Sikap hati-hati ini diambil demi menghindari sanksi disiplin dari komite wasit. Ia secara terang-terangan menyebut risiko finansial jika terlalu vokal berbicara.

“Tidak bisa, karena kalau saya beri tahu nanti potong gaji,” ujarnya dengan nada menyindir.

Momentum yang Hilang

Kekecewaan Hodak cukup beralasan mengingat timnya sempat memegang kendali permainan. Gol Saddil Ramdani pada menit ke-68 sempat membuka asa kemenangan bagi tim tamu.

Namun situasi berbalik drastis setelah Saddil harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu kuning kedua pada menit ke-81. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan tuan rumah untuk menyamakan kedudukan lewat Muhammad Firly di masa injury time.

Hodak pun menutup sesi wawancara dengan menolak membahas kinerja pengadil lapangan lebih jauh.

“Jadi saya tidak mau itu,” pungkasnya.

Bagikan:

Baca Juga