BENUANTA – Markas besar agensi WAKEONE di depan CJ ENM Center mendadak dipenuhi oleh karangan bunga duka cita dan truk protes dari penggemar ALPHA DRIVE ONE. Aksi ini merupakan buntut dari mencuatnya dugaan perilaku kasar serta makian yang dilakukan oleh salah satu personelnya, Geonwoo.
Kericuhan di depan kantor agensi ini terjadi akibat adanya perbedaan pandangan yang sangat tajam di kalangan penggemar, Jumat (21/2/26). Sebuah organisasi penggemar di Korea Selatan secara terbuka mengirimkan karangan bunga kematian sebagai simbol desakan agar Geonwoo segera didepak dari grup.
Perang Saudara Antar Penggemar
Kelompok penggemar lokal ini merasa tindakan Geonwoo sudah melampaui batas dan merusak citra grup secara keseluruhan. Mereka menuntut pernyataan resmi serta tindakan tegas dari agensi terkait kebenaran tuduhan yang sedang beredar luas di media sosial.
Penyelenggara aksi menyatakan bahwa mereka mengirim karangan bunga tersebut untuk menuntut tanggung jawab nyata atas masalah yang terjadi. Jika tuduhan tersebut benar, mereka meminta pihak manajemen tidak ragu untuk mengeluarkan sang idol.
“Kami mengirimkan karangan bunga duka cita untuk menuntut pernyataan resmi dan tindakan bertanggung jawab terkait masalah saat ini,” ujar perwakilan organisasi fans tersebut.
Dukungan dari Fans Internasional
Di sisi lain, gelombang dukungan justru datang dari basis penggemar internasional yang tidak setuju dengan aksi radikal para fans lokal. Mereka mengirimkan truk protes ke kantor WAKEONE sebagai bentuk pembelaan dan perlindungan terhadap Geonwoo selama delapan hari ke depan.
Kubu pendukung ini mendesak agar WAKEONE lebih fokus melindungi artisnya dari serangan fitnah serta konten berbahaya di internet. Mereka menilai agensi memiliki kewajiban utama untuk menjamin keamanan mental maupun hukum bagi setiap anggotanya.
“Sebagai agensi yang bertanggung jawab melindungi artis mereka, WAKEONE harus mengambil tindakan hukum terhadap konten jahat terhadap Geonwoo,” tegas penyelenggara aksi truk dukungan.
Riwayat Kontroversi Geonwoo
Ketegangan ini bermula saat Geonwoo dituduh melakukan kekerasan verbal kepada sutradara lapangan di stasiun televisi MBC dengan kata-kata yang menghina. Tak lama setelah itu, beberapa orang dalam industri hiburan mulai muncul memberikan kesaksian serupa mengenai perangai buruk sang artis.
Skandal ini juga memicu publik untuk mengungkit kembali kasus lama Geonwoo saat masih menjadi trainee. Kala itu, ia sempat tersandung masalah perundungan terhadap rekan sesama trainee hingga harus menuliskan surat permohonan maaf secara terbuka.
“WAKEONE harus secara terbuka menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga Geonwoo,” pungkas perwakilan fans internasional.



