Search
Close this search box.

Pj Gubernur Kaltim: Antrean BBM di Kaltim Bukan Masalah Kuota, tapi Distribusi

Benuanta.id – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik memastikan bahwa antrean panjang kendaraan di SPBU di Kaltim bukan disebabkan oleh kekurangan kuota. Hal ini diketahui setelah Pj Gubernur Akmal Malik menemui Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati di Jakarta, Senin (4/12).

“Faktanya kuota bahan bakar minyak (BBM) kita itu lebih dari cukup. Sampai hari ini kuota kita baru terpakai 75 persen. Artinya, ini persoalannya bukan di kuota, persoalannya adalah yaitu persoalan di distribusi,” tegas Akmal Malik dikutip laman Kaltimprov.go.id.

Baca juga  Pj Gubernur Kaltim Tinjau Stadion Palaran, Siap Jadi Home Base Borneo FC

Akmal Malik menjelaskan bahwa distribusi BBM di Kaltim timpang karena masyarakat lebih memilih menggunakan jenis BBM bersubsidi. Hal ini disebabkan oleh disparitas harga yang sangat tinggi antara BBM bersubsidi dan non-subsidi.

“Kenapa bisa terjadi? Karena ada disparitas harga yang sangat tinggi. Kenapa bisa terjadi? Karena lemahnya sistem pengawasan,” tukasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Pj Gubernur Akmal Malik mengusulkan agar BPH Migas dan pemerintah daerah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membentuk tim bersama mengawasi distribusi BBM di Kaltim.

Baca juga  Program TNI AD Manunggal Air: Kasad Resmikan Sumber Air Tenaga Surya di Kutai Kartanegara

“Kita akan memperkuat pengawasan, bahkan tadi saya juga menawarkan, kita akan melibatkan juga KPK untuk supporting sehingga nanti sistem pengawasan kita akan lebih efektif di lapangan dan juga melibatkan Kemendagri,” imbuhnya.

Hosting Murah

Berita Terbaru

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved