Hwang Ha Na Resmi Ditahan Usai Ditangkap di Bandara Kamboja

Fathur

BENUANTA – Otoritas hukum Korea Selatan resmi menahan Hwang Ha Na setelah melalui proses pengejaran panjang hingga ke luar negeri.

Cucu pendiri perusahaan raksasa Namyang Dairy tersebut ditangkap di dalam sebuah pesawat di Bandara Internasional Phnom Penh, Kamboja.

Hakim Senior Seo Hyo Jin dari Pengadilan Distrik Suwon mengeluarkan surat perintah penahanan pada Kamis (25/12/2025) atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Narkotika.

Keputusan penahanan ini diambil karena pengadilan mengkhawatirkan adanya potensi penghilangan barang bukti yang dilakukan oleh perempuan berusia 37 tahun tersebut.

Pelarian di Bawah Radar Interpol

Kasus ini mencuat setelah Hwang Ha Na diduga menyuntikkan sabu kepada dua orang rekannya di Seoul pada Juli 2023.

Ia sempat melarikan diri ke Thailand pada Desember tahun lalu sebelum akhirnya bersembunyi secara ilegal di wilayah Kamboja.

Kepolisian kemudian mengajukan Interpol Blue Notice dan membatalkan masa berlaku paspor milik Hwang guna mempersempit ruang geraknya.

Proses penangkapan dilakukan secara mendadak setelah kepolisian mendeteksi keberadaannya di dalam maskapai penerbangan Korea Selatan yang bersiap lepas landas.

Klaim Tanggung Jawab sebagai Ibu

Dalam persidangan prapeluncuran surat penahanan, Hwang membantah semua tuduhan penggunaan narkoba maupun pemberian zat tersebut kepada orang lain.

Ia mengaku sengaja kembali ke Korea Selatan karena ingin bertanggung jawab atas anak yang baru saja ia lahirkan di Kamboja.

Hwang Ha Na yang pernah menjalin hubungan dengan penyanyi Park Yoo Chun kini harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Polisi Gwacheon.

Hakim menegaskan bahwa risiko sabotase terhadap proses penyidikan menjadi alasan utama mengapa dirinya tidak diizinkan bebas selama proses hukum berjalan.

“Ada risiko nyata bahwa terdakwa akan melakukan perusakan terhadap barang bukti terkait kasusnya,” ujarnya, kata Hakim Seo Hyo Jin.

Bagikan:

Baca Juga