HUT ke-55 Kelurahan Maluhu Jadi Ajang Perkuat Budaya dan Kebersamaan Warga

Fathur

BENUANTA – Peringatan hari jadi Kelurahan Maluhu ke-55 menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan jati diri masyarakat melalui budaya lokal. Acara puncak yang digelar di Panggung Sasana Krida Bhakti dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono. Ia menegaskan, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana untuk membangun solidaritas warga dan meneguhkan budaya sebagai dasar pembangunan.

Rangkaian kegiatan HUT berlangsung selama dua pekan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Lomba olahraga, pertunjukan seni, hingga pawai budaya digelar sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus wahana mempererat ikatan sosial. Pemerintah daerah menilai, partisipasi aktif warga dalam setiap kegiatan menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan adalah modal utama bagi kemajuan daerah.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat serta Pemkab Kukar. Ia menekankan, suksesnya perayaan ini tidak hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan kolaborasi yang tercipta.

“Peringatan ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan perayaan yang bernilai lebih, bukan hanya pesta, melainkan dorongan bagi pembangunan kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kukar Sunggono menambahkan bahwa momen HUT ini diharapkan semakin memperkokoh rasa persaudaraan di tengah keberagaman.

“Semangat gotong royong adalah kunci untuk menjaga keharmonisan sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Melalui perayaan hari jadi ini, Kelurahan Maluhu ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu identik dengan infrastruktur semata. Lebih dari itu, penguatan budaya lokal dan nilai sosial masyarakat dapat menjadi fondasi penting bagi terwujudnya kelurahan yang maju, harmonis, dan berdaya saing. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan:

Baca Juga