Search
Close this search box.

Anggota TNI Aktif, Ajudan Bupati Kubar Dicopot Usai Aniaya Supir Truk CPO

Benuanta.id – Aksi ajudan Bupati Kutai Barat (Kubar) yang menganiaya supir truk CPO (kelapa sawit) di jalan raya viral di media sosial. Ajudan itu adalah anggota TNI AD aktif Serka Daniel yang bertugas di Kodim 0912/Kutai Barat.

“Ya, itu adalah personel TNI AD aktif yang berdinas di Kodim 0912/Kbr,” ujar Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Kristiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (22/12).

Kejadian itu terjadi saat mobil Bupati Kubar ingin mendahului dua truk CPO yang melaju di depannya. Supir Bupati memberi isyarat lampu, tetapi tidak digubris. Ajudan Bupati lalu membuka jendela dan memberi isyarat tangan, tetapi truk malah berusaha masuk dan hampir menabrak mobil Bupati.

Ajudan Bupati yang kesal langsung turun dari mobil dan menarik supir truk dari kabin. Ia juga menendang supir truk yang tidak mau minta maaf. Bupati Kubar yang menyaksikan kejadian itu segera melerai dan menenangkan keduanya.

Baca juga  Bobol Sarang Walet, Pria di Kukar Jadi Bulan-bulanan Warga

Akibat perbuatannya, ajudan Bupati Kubar dicopot dari jabatannya dan diminta untuk meminta maaf serta menanggung biaya pengobatan korban. Ia juga menjalani proses hukum di Denpom Samarinda.

Ajudan Bupati Kubar Diperiksa Denpom Samarinda

Serka Daniel, ajudan Bupati Kutai Barat (Kubar), FX Yapan, harus menjalani pemeriksaan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Samarinda, Kalimantan Timur, setelah melakukan penganiayaan terhadap sopir truk CPO, Andi Rahman, di Kabupaten Kubar. Serka Daniel juga dicopot dari jabatannya sebagai ajudan bupati.

“Serka Daniel sudah dicopot dari jabatannya sebagai ajudan bupati dan menjalani proses hukum di Denpom Samarinda. Sampai hari ini, dia masih diperiksa,” kata Kolonel Kristiyanto, Komandan Korem 091/ASN dikonfirmasi terpisah.

Serka Daniel juga telah meminta maaf secara langsung kepada Andi Rahman dan keluarganya. Dia didampingi oleh Dandim 0912 Kutai Barat Letkol Czi Eko Handoyo saat mendatangi rumah korban untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Pertemuan antara Dandim 0912 Kutai Barat dengan korban dan keluarganya sudah dilakukan kemarin malam. Serka Daniel dan Dandim meminta maaf atas kejadian penganiayaan yang terjadi sehari sebelumnya,” ujar Kolonel Kristiyanto.

Baca juga  9 Desa di Kutai Barat Butuh Perbaikan Jalan, DPRD Kaltim Minta Kades Ajukan Bankeu

Meski sudah berdamai, proses hukum terhadap Serka Daniel tetap berlanjut sesuai dengan aturan yang berlaku di tubuh TNI. Serka Daniel juga bertanggung jawab untuk memberikan biaya pengobatan kepada korban.

“Keluarga korban sudah menerima permintaan maaf dan Serka Daniel juga bersedia menanggung biaya pengobatan korban,” tambah Kolonel Kristiyanto.

Sebelumnya, video yang menunjukkan aksi kekerasan Serka Daniel terhadap Andi Rahman viral di media sosial. Kejadian itu terjadi setelah Serka Daniel menemani Bupati FX Yapan dalam kampanye politik. Bupati FX Yapan juga telah meminta maaf secara resmi kepada korban dan keluarganya.

Hosting Murah

Berita Terbaru

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved