Heboh Video V BTS 11 Tahun Lalu, Jadi Rasis atau Cuma Salting?

Bisnis

Heboh Video V BTS 11 Tahun Lalu, Jadi Rasis atau Cuma Salting?

BENUANTA – Media sosial baru-baru ini digemparkan oleh potongan video lama yang menyerang salah satu personel BTS, V. Unggahan tersebut memicu perdebatan panas setelah sang idola dituduh melakukan tindakan rasis terhadap seorang perempuan kulit hitam.

Klip tersebut diambil dari program Mnet bertajuk American Hustle Life yang tayang sekitar 11 tahun lalu. Dalam video itu, seorang pengguna internet menarasikan bahwa V merasa jijik saat harus bersentuhan dengan Victoria, seorang perempuan yang akrab dengan para anggota BTS selama acara tersebut, Rabu (18/02/26).

Manipulasi Konten Video Lama

Tuduhan ini bermula ketika seorang pengguna media sosial membagikan ulang momen saat Victoria mencoba memeluk V. Pengunggah mengklaim bahwa ekspresi wajah pemilik nama asli Kim Taehyung itu menunjukkan rasa tidak suka yang mendalam.

Namun para penggemar segera bergerak cepat dengan membagikan video versi lengkap sebagai bukti bantahan. Video utuh menunjukkan bahwa V sebenarnya menyambut Victoria dengan tangan terbuka saat perempuan itu baru saja tiba.

Reaksi canggung yang ditunjukkan V setelahnya dinilai sebagai bentuk sifat pemalu seorang remaja di depan kamera. “V memang memeluk Victoria saat dia sampai, namun dia menjadi malu ketika Victoria memeluknya kembali,” tulis seorang penggemar bernama Safiye di media sosial.

Bukti Hubungan Baik di Lokasi

Para penggemar menyayangkan adanya pihak yang sengaja memotong video demi menyebarkan informasi palsu mengenai rasisme. Mereka menekankan bahwa momen tersebut sudah terjadi belasan tahun lalu saat V masih berusia sangat muda dan belum terbiasa dengan interaksi fisik yang spontan.

Victoria sendiri dikenal memiliki hubungan yang sangat hangat dengan seluruh anggota BTS selama syuting di Amerika Serikat. Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan adanya diskriminasi rasial dalam interaksi mereka selama program berlangsung.

Beberapa netizen juga mengingatkan agar tidak mudah mengambil kesimpulan hanya dari potongan gambar yang provokatif. “Setidaknya tonton seluruh video sebelum kalian berteriak dan mengambil kesimpulan yang salah,” ujar seorang pengguna internet bernama Titiiii.

Bagikan:

Baca Juga