BENUANTA – Skuad Persebaya Surabaya tampil beringas saat melawat ke markas Semen Padang pada lanjutan kompetisi domestik. Bajol Ijo berpesta gol dengan skor mutlak di Stadion H Agus Salim pada Jumat (15/05/26).
Kemenangan telak tersebut membuat tim tamu sukses mengamankan posisi keempat klasemen sementara. Mereka kini nyaman bertengger di papan atas dengan torehan lima puluh lima poin.
Pelatih Bernardo Tavares terbukti jeli meracik taktik usai turun minum demi menambah daya gedor. Sang juru taktik langsung memasukkan Koko Ari untuk menggantikan posisi Riyan Ardiansyah.
Hasil perubahan taktik tersebut langsung terlihat saat babak kedua baru berjalan lima menit. Bruno Moreira sukses memperbesar keunggulan setelah memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Francisco Rivera.
Ia menggiring bola masuk ke dalam area kotak penalti lalu mengecoh penjaga gawang Achmad Iqbal. Sontekan terukurnya dengan mulus bersarang ke gawang tuan rumah.
Petaka Kartu Merah
Situasi tim tuan rumah semakin hancur saat pertandingan memasuki menit keenam puluh. Ade Kristiano terpaksa mandi lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Bruno Moreira.
Keunggulan jumlah pemain membuat dominasi skuad kebanggaan warga Surabaya ini semakin tidak terbendung. Mihailo Perovic ikut mencatatkan namanya di papan skor memanfaatkan umpan akurat Jefferson Silva empat menit berselang.
Persebaya sama sekali tidak mengendurkan serangan dan memasukkan Bruno Paraiba untuk menjaga intensitas. Keputusan tersebut berbuah manis karena sang pemain pengganti sukses mencetak gol lewat titik putih pada menit keenam puluh enam.
Pemain berkebangsaan Brasil tersebut kembali menggetarkan jala gawang lawan delapan menit kemudian. Ia menuntaskan umpan silang matang dari rekannya dengan sebuah sontekan yang sangat tenang.
Meski sudah unggul jauh pelatih Tavares tetap memerintahkan anak asuhnya untuk tampil agresif. Gali Freitas dan pemain muda dimasukkan guna menyegarkan pergerakan di sepertiga akhir lapangan.
Puncak pesta gol tim tamu ditutup dengan torehan trigol sempurna dari Bruno Paraiba pada masa tambahan waktu. Sundulan tajamnya yang lepas dari kawalan memastikan pertandingan berakhir dengan pembantaian tujuh gol tanpa ampun.
Melihat anak asuhnya tampil tanpa ampun sang pelatih mengaku sangat puas dengan eksekusi strategi di lapangan. Ia memuji tekad kuat timnya yang tidak menurunkan tempo permainan sedikit pun.
“Kami terus menggempur pertahanan lawan untuk menjaga agresivitas tim hingga peluit panjang berbunyi,” ujar Tavares.



